LONDON, Kompas.com - Roger Federer mengatakan, mengakhiri tahun 2009 sebagai petenis nomor satu dunia merupakan ambisi terbesarnya. Karena itu, petenis Swiss tersebut mengaku sangat bahagia bisa mewujudkan hal tersebut, karena dia sudah menyegel posisi itu usai mengalahkan Andy Murray 3-6, 6-3, 6-1, pada pertandingan kedua ATP World Tour Finals di 02 Arena London, Rabu (25/11).
Ya, FedEx--julukan Federer--sudah memastikan hal tersebut karena rival utamanya, Rafael Nadal, gagal di pertandingan pertama turnamen akhir tahun ini. Melawan petenis Swedia, Robin Soderling, yang mengalahkannya di perempat final Perancis Terbuka, Nadal kalah dua set langsung. Hal sebaliknya terjadi pada Federer, yang membukukan dua kemenangan berturut-turut, yang membuat peluangnya ke semifinal sangat terbuka lebar.
Meskipun demikian, Federer tak mau berpuas diri. Pemain berusia 28 tahun ini menegaskan, dia tetap membidik juara ATP World Tour Finals ini, yang tahun lalu jatuh ke tangan petenis Serbia, Novak Djokovic. Karena itu, FedEx akan berusia tampil maksimal dalam laga pamungkas Grup A, ketika melawan pemain yang mengalahkannya di final AS Terbuka, Juan Martin del Potro.
"Mengakhiri tahun 2009 sebagai pemain nomor satu dunia merupakan target utamaku tahun ini," ungkap Federer, yang sudah empat kali menjadi juara ATP World Tour Finals (2003, 2004, 2006 dan 2007).
"Dan, ini adalah performa terbaikku yang pernah digapai, selain hal-hal di luar tenis, yaitu menikah dan memiliki dua anak kembar perempuan. Mencapai final di empat turnamen besar, bermain bagus di momen-momen terpenting, merupakan kunci tahun ini, dan juga selalu sehat.
"Khususnya setelah tahun 2008, kembali mendominasi dan tampikl bagus di semua turnamen besar, merupakan sebuah prestasi yang membanggakan. Karena itu perasaanku memang sangat senang."
Menanggapi laga terakhir melawan Del Potro di penyisihan grup, Federer mengaku siap tampil maksimal untuk meraih kemenangan.
"Dia termasuk pemain yang harus dikalahkan, sehingga saya harus berusaha maksimal untuk melakukannya. Memang, dia bermain bagus dan semakin baik saja di setiap turnamen," tambah pemain yang tahun ini menjadi juara di grand slam Perancis Terbuka dan Wimbledon.
Meskipun sudah menang dua kali, Federer belum 100 persen meraih tiket ke semifinal. Hal ini disadarinya. "Empat pemain yang tergabung di Grup A ini masih memiliki peluang yang sama untuk maju ke semifinal," ungkapnya.
Untuk sementara, Federer memimpin klasemen sementara setelah meraih dua kemenangan. Sementara itu, Murray dan Del Potro berada di peringkat kedua setelah sama-sama menuai satu kemenangan dan satu kekalahan, disusul petenis Spanyol Fernando Verdasco, yang sudah mengenyam dua kekalahan.
Sadar berada dalam kondisi kritis, Murray memasang target untuk menang atas Verdasco dalam laga terakhir Grup A. Sebab, hanya itulah (kemenangan,red) yang membuka peluang petenis Inggris ini untuk maju ke babak empat besar.
"Saya harus menang lawan Verdasco. Jika menang dua set, maka saya berpeluang besar ke semifinal," ungkap unggulan keempat ini.


Lee Chong Wei bakal absen paling kurang satu bulan akibat cedera otot engkel saat memperkuat Malaysia di Piala Thomas.