Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 09:13 WIB
Federer Akhiri Tahun 2009 sebagai Petenis Nomor Satu
Aloysius Gonsaga AE | lou | Rabu, 25 November 2009 | 07:00 WIB
|
Share:

LONDON, KOMPAS.com — Roger Federer memastikan diri sebagai petenis nomor satu dunia pada akhir tahun 2009 ini setelah meraih kemenangan 3-6, 6-3, 6-1 atas petenis Inggris, Andy Murray, pada laga kedua ATP World Tour Finals di 02 Arena London, Selasa (24/11) malam atau Rabu pagi WIB. Kemenangan ini yang pula memastikan petenis Swiss tersebut maju ke semifinal dan sekarang memimpin klasemen sementara Grup A.

Pada pertandingan pertama turnamen akhir tahun yang menggunakan sistem round-robin ini, Minggu, Federer menaklukkan petenis Spanyol, Fernando Verdasco, sedangkan Murray juga menang atas petenis Argentina, Juan Martin Del Potro. Dengan demikian, saat ini Murray dan Del Potro sama-sama mengantongi satu kemenangan—karena Del Potro kalahkan Verdasco di pertandingan kedua—dan partai terakhir ketika Murray bertemu Verdasco dan Del Potro bertemu Federer menjadi penentu siapa yang berhak mendampingi unggulan pertama itu ke semifinal.

Sebenarnya, Murray yang sebelum pertandingan ini memiliki rekor pertemuan 6-3 atas Federer mengawali pertandingan dengan sangat bagus karena berhasil meraih kemenangan 6-3. Sayang, pada dua set selanjutnya unggulan keempat ini menyerah 3-6 dan 1-6 sehingga dia terpaksa menunda keinginannya untuk memastikan diri maju ke babak empat besar turnamen yang mementaskan delapan petenis terbaik di ATP World Tour sepanjang tahun 2009 ini.

Bagi Federer, kemenangan ini membuat rekor bermainnya di sini menjadi 29-5 dan dia membuka kembali peluangnya untuk merengkuh gelar yang tahun lalu jatuh ke tangan petenis Serbia, Novak Djokovic. Pasalnya, tahun lalu Federer mencatat hasil terburuk sepanjang keikutsertaannya di turnamen ini karena untuk pertama kalinya gagal ke final dalam enam tahun terakhir.

Adapun bagi Murray, hasil ini tak semulus tahun lalu ketika melakukan debutnya di Shanghai. Waktu itu Murray tampil impresif karena berhasil lolos ke semifinal.

Di fase grup dia menaklukkan petenis AS, Andy Roddick; Gilles Simon; dan Federer dalam pertarungan selama 3 jam 1 menit. Sayang, langkahnya dihentikan petenis Rusia, Nikolay Davydenko, pada babak empat besar. Meskipun demikian, Murray sudah mencatat sejarah sebagai petenis Inggris pertama yang bisa menembus semifinal sejak Tim Henman melakukannya di Hannover pada 1998.

Sepanjang keikutsertaannya, Federer sudah empat kali menjadi juara ATP World Tour Finals, yakni tahun 2003, 2004, 2006, dan 2007. Tahun lalu, petenis Swiss ini untuk pertama kalinya gagal ke melewati fase grup karena menelan dua kekalahan, masing-masing dari petenis Perancis, Gilles Simon, dan Murray—kemenangan diperoleh atas petenis Republik Ceko, Radek Stepanek.

Sumber :
RTR

Capello: Saya Mundur Karena Kesalahpahaman

Fabio Capello membantah bahwa keputusannya mundur dari jabatan manajer timnas Inggris sebagai bentuk melarikan diri dari tekanan.

SEE MORE