TANGERANG, Kompas.com - Tim voli putri SKR Sigap membuat kejutan dengan tampil di final Sampoerna Hijau Voli Livoli 2009. Keberhasilan mereka sekaligus memastikan satu jatah promosi ke divisi utama tahun depan.
SKR Sigap melangkah ke final setelah mengalahkan tim kuat Prahyangan Bandung 3-1 di babak semifinal yang digelar di GOR Dimyati, Tangerang, Banten, Sabtu (21/11). Kemenangan Sigap cukup mengejutkan.
Selain tidak diunggulkan, materi pemain tim ini sebagian diisi pemain-pemain yang usianya sudah di atas 25 tahun dan beberapa di antaranya sudah mempunyai anak.
"Kami bertanding di liga ini tanpa target. Menjadi kejutan besar buat kami karena melaju hingga babak final dan bahkan lolos ke divisi utama," kata pelatih SKR Sigap Yopi Maulana.
Semangat dan kekompakan tim menjadi kunci kemenangan SKR Sigap. Mereka juga cukup bermain taktis melawan Parahyangan Bandung yang lebih diunggulkan.
Setelah unggul 25-20 di set pertama, SKR Sigap melanjutkan permainan taktisnya di set kedua dengan menang 25-17. Pada set ketiga, SKR Sigap sempat kehilangan konsentrasi, sehingga harus mengakui keunggulan lawannya 16-25.
Namun, motivasi Yopi dari pinggir lapangan mampu mengangkat moral pemainnya. Kepercayaan diri mereka kembali bangkit untuk menutup pertandingan dengan kemenangan 25-20.
Di final SKR Sigap kembali akan menghadapi klub dari Bandung, Bahana Bina Pakuan. Langkah Bahana mencapai babak final setelah pada laga semifinal mengalahkan Bantul Yuso Gunadarma 3-1 (25-21, 20-25, 25-17, 25-20).
Di bagian putra, Berlian Semarang naik kelas ke divisi utama setelah melaju ke final. Berlian Semarang di luar dugaan sanggup meredam ambisi Mabes TNI AU dengan kemenangan 3-2 di babak semifinal.
Kemenangan Berlian juga cukup dramatis karena sempat tertinggal 0-2 terlebih dahulu 18-25 dan 22-25 dari Mabes TNI AU.
Berlian baru mendapat momentum di set ketiga. Mereka bermain sangat lepas dan memenangkan set ketiga dengan skor 25-22. Kemenangan di set ketiga membuat pemain Berlian kian percaya diri.
Mereka kembali menang 25-22 di set keempat. Pada set penentuan Berlian sudah di atas angin, sedangkan pemain Mabes TNI AU kian tertekan. Berlian keluar sebagai pemenang setelah menyelesaikan set terakhir 15-12
"Inilah pertandingan, ada kalah dan menang, sukses untuk Berlian Semarang," kata Manajer Mabes TNI AU Nelson Noak.
Di final, Berlian Semarang akan menghadapi PDAM Badung Bali yang menang dengan angka meyakinkan 3-0 (25-20, 25-23, 25-15) atas PDAM Sidoarjo.
Bagi PDAM Badung, keberhasilan ini sekaligus mengembalikan habitat mereka di divisi utama. Musim lalu, PDAM Badung terdegradasi dari divisi utama.

Capello: Saya Mundur Karena Kesalahpahaman
Fabio Capello membantah bahwa keputusannya mundur dari jabatan manajer timnas Inggris sebagai bentuk melarikan diri dari tekanan.

