Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 04:23 WIB
James Cetak Poin Tertinggi Musim Ini
| lou | Sabtu, 21 November 2009 | 14:38 WIB
|
Share:

INDIANAPOLIS, KOMPAS.com — Bintang Cleveland Cavaliers, LeBron James, mencetak 40 angka, yang merupakan poin tertinggi musim ini. Raihannya tersebut mengantarkan Cavs memetik kemenangan 105-95 atas Indiana Pacers dalam lanjutan kompetisi bola basket NBA, Jumat (20/11) waktu setempat.

Dalam laga tersebut, James juga menambahkan sembilan rebound dan tujuh assist bagi Cavs, yang membuat Pacers mengalami kekalahan kedua secara beruntun.

Center Cavs, Shaquille O’Neal, kembali harus absen bermain untuk keempat kali secara berturut-turut. Pasalnya, cedera pada bahu kanannya belum pulih.

Ia tidak melakukan perjalanan bersama timnya itu. Pelatih Cavs Mike Brown tidak memberitahu kepastian waktu bagi mantan bintang LA Lakers ini untuk bisa berlaga kembali di lapangan.

Tanpa O’Neal, James menjadi tumpuan kekuatan tim. Dia bisa menjalankan peran itu dengan baik karena semua eksekusinya diselesaikan dengan sempurna. Dia menyarangkan delapan tembakan pertamanya dan tembakan lapangannya juga tidak ada yang meleset satu pun, sampai tiga menit terakhir pada paruh pertama.

James melesakkan 22 poin dan lima assist dalam paruh pertama tersebut, saat Cavs unggul 66-61 menjelang waktu turun minum. Pacers melesakkan tembakan 63 persen pada paruh pertama, tetapi tertinggal 15-8 dalam lemparan bebas.

Pacers kemudian unggul untuk pertama kali, 70-68, ketika James mendapat peringatan dari wasit karena melakukan pelanggaran terhadap Roy Hibbert pada sisa waktu delapan menit pada kuarter ketiga. Pacers memimpin 82-77 menuju kuarter terakhir.

Cavs menyamakan kedudukan pada angka 82 lewat tembakan tiga angka Jamario Moon pada awal kuarter keempat. Pertandingan pun berlangsung ketat hingga menit-menit akhir.

Sumber :
ANT,AFP

Capello: Saya Mundur Karena Kesalahpahaman

Fabio Capello membantah bahwa keputusannya mundur dari jabatan manajer timnas Inggris sebagai bentuk melarikan diri dari tekanan.

SEE MORE