Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 22:05 WIB
Raikkonen Pertimbangkan Bela Mercedes GP
Aloysius Gonsaga AE | lou | Kamis, 19 November 2009 | 18:54 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Kimi Raikkonen mempertimbangkan untuk membela Mercedes Grand Prix pada balapan mobil Formula 1 pada 2010. Namun, mantan juara dunia 2007 ini hanya ingin memperkuat tim yang musim lalu bernama Brawn GP itu jika diberikan mobil yang kompetitif untuk meraih banyak kemenangan demi mengejar gelar juara dunia.

Keinginan Raikkonen ini menjadi kabar yang bagus bagi para penggemar, yang mungkin sempat kecewa dengan pernyataan yang sempat dikeluarkan sang pebalap. Melalui manajernya, Steve Robertson, Selasa (17/11), Kimi mengatakan bahwa dia tidak akan tampil di F1 jika tak bergabung dengan McLaren.

"Pilihan bagi Kimi untuk tetap ikut ajang F1 adalah bergabung dengan McLaren musim depan atau absen sama sekali," tulis Turun Sanomat mengutip Robertson. "Kedua belah pihak, Kimi dan McLaren, gagal mencapai kesepakatan. Dengan demikian, ia tidak akan berlomba di ajang F1, setidaknya untuk tahun depan."

Memang, Kimi dan McLaren tak menemui kata sepakat sehingga tim yang bermarkas di Woking itu mengubah haluan. Kemarin, McLaren menggaet juara dunia 2009, Jenson Button, yang akan menjadi tandem Lewis Hamilton pada musim depan.

Nah, hengkangnya Button membuat situasi bakal berubah karena Raikkonen melihat ada peluang untuk bergabung dengan Mercedes GP. Robertson mengatakan, musim 2010, Raikkonen siap membalap jika Mercedes tertarik menggaetnya.

"Ini Formula 1. Jika mereka bisa menawar atau meyakinkan kami bahwa mereka bisa memberikan Kimi kesempatan, maka Kimi bahagia dengan hal itu. Kami juga pasti bahagia. Kimi merasa dia bisa memenangi banyak balapan dan menjadi juara," ungkap Robertson kepada Autosport, Kamis (19/11), tentang kemungkinan Kimi memperkuat Mercedes GP. "Kemungkinan selalu ada," ungkapnya.

Robertson menambahkan, Kimi yang tiga musim terakhir memperkuat Ferrari ini menginginkan tim yang kuat, bukan bayaran yang tinggi. Karena itu, pebalap Finlandia tersebut bisa mengurungkan niatnya untuk "pensiun" setahun jika ada tim yang bersedia memberikan mobil untuk meraih kemenangan.

"Tentu saja, uang adalah bagian dari itu, tetapi bukan segalanya. Kimi tidak perlu uang. Dia menginginkan mobil yang bisa memperlihatkan talentanya. Tahun ini dia sangat frustrasi dengan pabrikan yang gagal memberikannya banyak kemenangan dan bersaing untuk meraih gelar juara dunia.

"Ketika kamu sudah berada di F1 selama sembilan tahun, dan sudah sekali menjadi juara dunia, maka kami perlu tantangan, dan bagi Kimi, tantangan itu adalah menjadi juara dunia lagi dan memenangi banyak balapan."

Sumber :

Capello: Saya Mundur Karena Kesalahpahaman

Fabio Capello membantah bahwa keputusannya mundur dari jabatan manajer timnas Inggris sebagai bentuk melarikan diri dari tekanan.

SEE MORE