TANGERANG, KOMPAS.com - PDAM Sidoarjo dan PDAM Badung Bali,berhasil meraih poin penuh setelah memetik kemenangan keduanya pada hari kedua Sampoerna Hijau Voli Livoli Divisi Satu. Bertanding di grup A PDAM Badung Bali yang diperkuat mantan pemain pelatnas I Wayan Windu Segara menang tiga set langsung 25-17, 25-20,25-20.
Hasil gemilang ini sekaligus meringankan beban skuad asuhan Wayan Darsana untuk menjadi juara di Pool A. Pertandingan terakhir dibabak penyisihan pool, I Wayan Windu Segara cs akan meladeni Surya Muda Salatiga guna merebut juara grup untuk meloloskan langkah mereka langsung ke babak ketiga.
Kemenangan kedua ini tentu menjadi modal penting untuk merebut juara grup. "Kami ingin menghemat tenaga supaya kami langsung melaju kebabak ketiga dan tentunya PDAM Badung ingin kembali ke Divisi Utama," ujar Wayan Darsana pelatih PDAM Badung, Senin (16/11). Wayan pun menilai persaingan ketat menjadi juara di tim putra akan menjadi incaran PDAM Sidoarjo dan TNI AU.
Ambisi untuk kembali kedivisi Utama juga tengah dibidik saudara sejawat PDAM Badung yakni PDAM Sidoarjo. Menghadapi lawannya yakni tuan rumah Samsat Tangerang, PDAM Sidoarjo langsung tancap gas diset pertama dan unggul 25-22. Diset berikutnya tim asuhan M Komari lagi-lagi berhasil membuat tim tuan rumah mati kutu dengan jump server mematikan yang diperagakan para pemain PDAM yang dikoordinir oleh kapten tim mereka Rama. Hasilnya set kedua kembali dipetik oleh PDAM Sidoarjo 25-15. Dan tanpa kesulitan, diset ketiga PDAM Sidoarjo menutup kemenangan kedua mereka atas Samsat Tangerang.
"Bukan maksud saya meremehkan tim lawan, setelah melihat set pertama saya yakin tim kami dapat mengatasi Samsat. Harusnya beberapa jump server kami bisa menghasilkan 5 atau 6 poin setiap setnya. Namun mengingat kondisi lapangan yang sempit, kami tidak bisa maksimal mendemonstrasikan senjata utama kami tersebut," kata M. Komari Pelatih PDAM Sidoarjo.
Hasil ini mengantarkan PDAM Sidoarjo menjadi pemimpin Klasemen sementara di grup B sekaligus melicinkan jalan mereka untuk kembali ke divisi Utama Tahun depan.
"Tentu kami ingin kembali kedivisi Utama lagi. Namun kami harus menghindari tim-tim kuat layaknya Mabes TNI, PDAM Badung dan khususnya TNI AU yang merupakan salah satu tim kuat di ajang ini," katanya.
Sementara di bagian putri, Wakil Jawa Tengah Tugu Muda Semarang (Pool G) berhasil merebut kemenangan keduanya atas SKR Sigap Jakarta lewat permainan ketat 3-2 (25-13,25-15,29-31,19-25,15-13), di partai putri lainnya di Pool H, Vobgard Jakarta mengandaskan wakil tuan rumah Optoma tiga set langsung (25-18,25-18,25-14).
Salah satu unggulan di tim Putra TNI AU (Pool C) mulai unjuk gigi dengan merebut kemenangan pertama mereka atas lawannya Pemkab Bengkalis. TNI AU yang dilatih oleh pelatih asal Jatim Mashudi unggul dua set langsung atas tim putra Bengkalis (25-13,25-22), Namun di set ketiga Bengkalis balik merebut kemenangan 25-23. Tak ingin lawan percaya diri di set keempat, Mashudi meningkatkan pola permaian skuad TNI AU untuk tampil cepat dengan kombinasi bola-bola atas. Dengan tinggi pemain yang rata di atas 180 cm tidak membuat TNI AU kesulitan untuk mengandaskan Pemkab Bengkalis 25-18.
"Ini pertandingan perdana mereka dibabak penyisihan pool dan mereka tampil lumayan pada game hari ini. Proses adaptasi sudah kami lalui, di pertandingan kedua nanti kami ingin meningkatkan pola permainan serta memulangkan tim PJB Probolinggo dari persaingan di Pool C," kata Nelson Noak manajer tim Putra TNI AU.

Capello: Saya Mundur Karena Kesalahpahaman
Fabio Capello membantah bahwa keputusannya mundur dari jabatan manajer timnas Inggris sebagai bentuk melarikan diri dari tekanan.

