BRUSSELS, KOMPAS.com — Petenis putri Belgia, Yanina Wickmayer, masih bungkam soal kemungkinan mengajukan banding terhadap hukuman satu tahun. Ia dihukum karena abaikan aturan doping.
Dalam konferensi pers di AS, Kamis (12/11), Wickmayer mengaku tidak pernah terbukti secara positif menggunakan obat yang dikategorikan doping.
Pekan lalu, Wickmayer dijatuhi hukuman WTA larangan bertanding selama satu tahun oleh Federasi Tenis Internasional karena tidak mau melapor kepada petugas doping sebanyak tiga kali.

Capello: Saya Mundur Karena Kesalahpahaman
Fabio Capello membantah bahwa keputusannya mundur dari jabatan manajer timnas Inggris sebagai bentuk melarikan diri dari tekanan.

