KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Bella Ditantang Petenis China
Laporan wartawan KOMPAS Maria Serenade Sinurat
Kamis, 12 November 2009 | 21:42 WIB
Ilustrasi tenis
TERKAIT:

SURABAYA, Kompas.com - Bella Destriana menunjukkan kelasnya sebagai petenis unggulan pertama dalam babak 16 besar Turnamen Tenis Yunior ITF Widjojo Soejono-Semen Gresik (WSGG) Cup XXVIII 2009 di Lapangan Tenis Kodam V/Brawijaya, Kamis (12/11). Staminanya yang tangguh untuk beradu groundstroke dan mental kuat berhasil merontokkan perlawanan petenis Jerman Grace Maleka Mpassy-Nzoumba dua set langsung, 6-4 dan 6-2.

Dengan hasil ini, Bella menembus babak delapan besar dan ditunggu oleh petenis unggulan 8 asal China Ran Tian. Tian, lolos setelah  mengalahkan petenis Indonesia Efriliya Herlina, 6-1 dan 6-1. Tian termasuk petenis yang bagus seperti banyak petenis China yang rajin kompetisi luar negeri, ujar Bella yang berperingkat 250.

Laga antara kedua petenis berlangsung sengit. Keduanya cenderung bermain di daerah baseline sambil terlibat dalam reli. Game pertama menjadi milik Bella setelah berhasil mematahkan dua servis lawan dan mencetak tiga winner. Pemain yang menggunakan gaya pegangan Semi-Western ini menutup game dengan drop volley yang gagal dikembalikan lawan.

Game dua tetap digenggam Bella berkat pengembalian bola yang tidak sempurna dari Grace. Di game tiga, dia tetap tangguh dan mencetak empat winner, salah satunya dari forehand smash. Namun Grace bangkit di game empat dan berani mencegat bola di depan net. Usahanya berhasil ke tika dia tertinggal 0-3 dan 15-40. Dia berhasil memaksa Bella menyerah setelah melalui dua kali deuce hingga posisi 1-3. Grace tetap unggul di game lima dengan memanfaatkan kelengahan Bella.

Grace kembali mengejar di game enam ketika Bella memegang servis. Dua servis Bella yang terlalu panjang memberi keunggulan pada Grace 30 -0. Bella sempat meminta izin untuk mengganti raket merek Prince miliknya. Dengan raket pengganti, Bella mencetak winner dengan bergaya lewat teknik chip and charge. Sayang servis Bella kembali keluar hingga kedudukan menjadi 3-3.

Merasa terkejar, Bella lengah hingga kehilangan game ketujuh dan membuat unforced error. Peraih emas Popnas ini balik menyamakan kedudukan menjadi 4-4 lewat dua kali deuce. Udara yang panas menyengat membuat keduanya sama-sama bertahan di game sembilan dan banyak menyarangkan bola-bola lambung hingga kedudukan bertahan 40-30.

Melihat lawan yang lengah, Bella memancing Grace meladeni forehand volley-nya dan langsung melancarkan passing shot yang berbuah winner. Dengan posisi match point, Bella kembali memainkan pola yang sama untuk membuat lawan lengah. Bella pun menutup set pertama 6-4 dengan forehand passing shot.

Stamina Grace mengendur di babak kedua hingga membuat double fault di game sepuluh dan dua belas. Servis spin yang dilancarkannya lemah sehingga mudah dipatahkan. Grace hanya mengejar hingga kedudukan 2-2, sebelum pada empat game terakhir menyerah. Yang berat dari pertandingan ini sebetulnya kondisi fisik saya yang tidak fit. Tujuh minggu terakhir saya terus bertanding, ujar Bella.

Pelatih Bella Ardi Rivali mengatakan permainan Bella memang tidak maksimal. Dia maraton lomba, dari Malaysia ke Popnas dan langsung ke sini. Lengannya sampai keras karena sakit, katanya.

Selain Bella, unggulan 3 Cynthia Melita melaju setelah menang, 6-1 dan 6-2, atas Lenora Rossi (Swiss). Sementara di sektor putra, petenis unggulan nomor 7 Indonesia yang tersisa ialah Ega Uneputty yang menang dari Riski Bagus Saputra, 4-6, 6-3, dan 6-1.

 

 

 

 

 

Editor: lou Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.