Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 07:55 WIB
Maria Febe Tersingkir, Tunggal Putri Indonesia Habis
Aloysius Gonsaga AE | lou | Kamis, 12 November 2009 | 20:54 WIB
|
Share:

HONGKONG, Kompas.com - Berakhirlah perjalanan tunggal putri Indonesia di turnamen Hongkong Terbuka Super Series. Maria Febe Kusumastuti yang menjadi satu-satunya wakil Indonesia di babak kedua turnamen berhadiah 250.000 dollar AS ini tersingkir, setelah kalah dua set langsung 11-21, 15-21 dari unggulan ketujuh asal China, Lu Lan, Kamis (12/11).

Dalam duel di Queen Elizabeth Stadium, Maria Febe tak berdaya dan pemain yang bernaung di bawah bendera PB Djarum Kudus ini menyerah dalam waktu 27 menit. Di dua set yang berlangsung, Maria Febe yang bulan Juni lalu juga menjadi satu-satunya tunggal putri tuan rumah yang maju ke perempat final Indonesia Terbuka Super Series, tak pernah bisa memimpin perolehan angka.

Dengan keberhasilan ini, maka Lu Lan berhak maju ke perempat final. Selanjutnya, dia akan bertemu dengan kompatriotnya Wang Yihan. Unggulan ketiga ini lolos setelah bertarung tiga set melawan pemain Hongkong Yip Pui Yin, yang berakhir dengan skor 14-21, 21-13, 21-14.

Di turnamen ini, Indonesia memiliki empat wakil di sektor tunggal putri. Selain Maria Febe, masih ada rekan seklubnya, Fransisca Ratnasari, serta dua pemain Pelatnas Cipayung, Maria Kristin Yulianti dan Adriyanti Firdasari. Sayang, mereka semua langsung tersingkir di babak pertama.

Hal sebaliknya terjadi pada China. "Negeri Tirai Bambu" ini masih menunjukkan bahwa mereka yang paling dominan di nomor tunggal putri, karena sudah meloloskan lima pemainnya ke perempat final. Masih ada satu tiket yang mungkin diraihnya, apabila Wang Xin bisa menaklukkan unggulan kedua dari Hongkong, Zhou Mi.

Sedangkan di nomor tunggal putra, Indonesia meloloskan dua pemain ke perempat final, yaitu pemain PB Djarum Dionysius Hayom Rumbaka, serta tunggal Pelatnas Simon Santoso. Dionysius yang lolos setelah mengalahkan pemain andalan Taiwan Hsieh Yu Hsin bertemu pemain China Bao Chunlai, sedangkan Simon yang membuat kejutan karena menang mudah atas Taufik Hidayat, akan melawan unggulan ketiga dari Denmark, Peter Hoeg Gade.

Di sektor ganda campuran, tiga wakil dari Tanah Air lolos ke babak delapan besar. Sayang, di sini satu pasangan dipastikan tersingkir karena terjadi "perang saudara" antara pemain Pelatnas Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah Bernadet dengan mantan pasangan Pelatnas Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa. Sedangkan unggulan ketiga Nova Widianto/Liliyana Natsir, akan bertarung dengan unggulan kelima dari China He Hanbin/Yu Yang, untuk memperebutkan tiket ke semifinal.

Untuk nomor ganda putra, baru mantan pasangan Pelatnas Alven Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan yang memastikan diri maju ke perempat final, setelah finalis Jepang Terbuka Yonathan Suryatama Dasuki/Rian Sukmawan disingkirkan unggulan kedua dari Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong. Masih ada dua wakil yang akan bertarung memperebutkan tiket ini, yaitu unggulan utama Markis Kido/Hendra Setiawan serta mantan pemain Pelatnas Luluk Hadiyanto/Joko Riyadi.

Sumber :

Pelatih Atletik Juga Terima Bonus

Para pelatih atletik menerima bonus dari PB Persatuan Atletik Seluruh Indonesia.