KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Maria Kristin Langsung Tersingkir
Rabu, 11 November 2009 | 15:53 WIB

HONGKONG, Kompas.com - Tunggal putri Indonesia Maria Kristin Yulianti, kembali tersingkir pada babak awal dalam satu turnamen. Kali ini, peraih medali perunggu Olimpiade Beijing 2008 itu kalah dari pemain Thailand Salakjit Ponsana 21-16, 18-21, 21-23, di putaran pertama Hongkong Terbuka Super Series.

Pada putaran pertama turnamen berhadiah 250.000 dollar AS yang digelar di Queen Elizabeth Stadium, Rabu (11/11), Maria gagal mengambil keuntungan yang dimiliki. Pada set penentuan, dia sempat memimpin 20-19 dan 21-20, sebelum Salakjit meraih tiga poin beruntun untuk memenangi pertandingan.

Pada turnamen terakhir yang ia ikuti sebelum absen di Denmark dan Perancis Super Series, Maria tersingkir pada putaran pertama Jepang Terbuka Super Series. Dia dikalahkan pemain China Wang Xin 14-21, 17-21.

Maria, yang saat ini menempati peringkat 76 dunia, kemungkinan bertemu Salakjit lagi pada SEA Games Laos bulan depan, saat kedua pemain membela negara masing-masing dalam pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara tersebut.

Berbeda dari Maria Kristin, Maria Febe Kusumastuti justru meraih kemenangan saat sudah tertinggal 16-18 dan 18-19 pada game penentuan. Alhasil, pemain PB Djarum Kudus ini berhasil mengejar ketinggalan untuk memenangi pertandingan melawan pebulutangkis Singapura Xing Aiying 14-21, 21-14, 21-19.

Pada putaran kedua, Maria Febe akan menghadapi unggulan ketujuh dari China Lu Lan yang menyisihkan Porntip Buranaprasertsuk dari Thailand 21-9, 17-21, 21-12.

Pebulutangkis tunggal putra Andre Kurniawan Tedjono juga kembali gagal. Dia menyusul Maria Kristin untuk pulang lebih awal, saat langkahnya dihentikan unggulan ketujuh dari Vietnam, Nguyen Tien Minh. Andre menyerah 16-21 15-21.

Editor: lou   |   Sumber : ANT Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.