SEMARANG, Kompas.com - Dua pejudo Jawa Tengah, Kresna Bayu dan Endang Sri Lestari, berhasil masuk tim inti Indonesia yang dipersiapkan tampil pada SEA Games XXV di Laos, 8-18 Desember 2009.
Pelatih judo Jawa Tengah, Amin Pambudi, ketika dihubungi di Semarang, Senin, mengatakan, keduanya saat ini sedang menjalani pemusatan latihan di Korea Selatan sejak dua minggu yang lalu.
Amin Pambudi yang juga Ketua Komisi Pelatih Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Jawa Tengah berharap Kresna Bayu yang turun di kelas 100 kilogram dan Endang Sri Lestari yang turun di kelas 57 kilogram ini bisa berbuat yang terbaik dan menghasilkan prestasi yang terbaik bagi Indonesia.
Menurut ayah Kresna Bayu ini, putranya diharapkan bisa meningkatkan perolehan medali dibandingkan pada SEA Games XXIV 2007 di Thailand. "Saat itu Bayu hanya mendapat medali perak dan diharapkan di Laos mendatang bisa meraih medali emas," katanya.
Ia mengatakan, anaknya mengatakan pada dirinya bahwa SEA Games Laos ini merupakan keikutsertaannya terakhir membela Indonesia karena yang bersangkutan akan mengundurkan diri dari judo dan konsentrasi sebagai pelatih. "Bayu ingin mengakhiri kariernya di dunia judo dengan kepala tegak saat tampil pada pesta olah raga multievent antarnegara Asia Tenggara di Laos mendatang," katanya menegaskan.
Pejudo yang kini usianya sudah 35 tahun ini berhasil menyumbangkan salah satu dari lima medali emas untuk kontingen Indonesia pada Asian Martial Arts Games (AMAG) yang berlangsung di Thailand, Agustus 2009. Pada partai puncak, pejudo yang turun di kelas 100 kilogram ini berhasil mengalahkan pejudo India,Kumar Anil, dengan teknik "ippon".
Pada babak sebelumnya, Kresna Bayu yang kelahiran 24 Desember 1974 itu, juga mengalahkan pejudo Afghanistan, Bakhsi Muhammad, dengan "ippon". Pada babak kedua, dia menang WO atas atlet Kyrgistan, Marte Batai, yang batal tampil karena sakit. Kemenangan itu mengantar Kresna langsung tampil di babak final. "Lawan Berat Bayu pada SEA Games Laos mendatang bakal datang dari pejudo Thailand dan Vietnam," katanya.
Sementara itu, lawan berat Endang Sri Lestari, menurut dia, cukup banyak karena untuk kelas 57 kilogram, masing-masing negara peserta memiliki pejudo yang kuat. "Tetapi saya optimistis peluang pejudo Solo untuk meraih yang terbaik terbuka lebar dengan catatan yang bersangkutan harus didorong atau diberi semangat oleh pengurusnya," katanya.
Ia menambahkan, Kresna Bayu dan Endang Sri Lestari berhasil masuk tim inti SEA Games 2009 melalui hasil seleksi nasional (seleknas) dalam bentuk kejuaraan nasional judo Wismoyo Cup di Cilodong, Jakarta, Maret 2009. "Mereka berangkat mengikuti kejurnas Wismoyo Cup dengan biaya sendiri. Sebenarnya Jateng juga mengikutsertakan Lita Theresia (78 kilogram) tetapi yang bersangkutan diarahkan untuk mengikuti penataran pelatih," katanya.

Capello: Saya Mundur Karena Kesalahpahaman
Fabio Capello membantah bahwa keputusannya mundur dari jabatan manajer timnas Inggris sebagai bentuk melarikan diri dari tekanan.

