Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 23:50 WIB
Memukul Kepala Valuev, Tangan Haye Cedera
A. Tjahjo Sasongko | cay | Minggu, 8 November 2009 | 09:18 WIB
|
Share:

NUREMBERG, KOMPAS.com — Setelah menjadi juara dunia tinju kelas berat WBA, David Haye harus menghadapi John Ruiz dalam pertarungan wajib meski ia ingin menghadapi Vitali atau Wladimir Klitschko.

Haye menjadi juara dunia dengan mengalahkan petinju Rusia, Nikolai Valuev, Sabtu. Vitali Klitschko merupakan juara dunia tinju kelas berat versi IBF dan WBO, sementara kakaknya menyandang gelar juara versi WBC.

"Saya ingin menghadapi semua penyandang gelar, terutama Klitschko bersaudara," kata Haye. Petinju Inggris ini batal menghadapi Klitschko bersaudara tahun lalu. "Mereka ingin mengikat saya dalam kontrak yang merugikan. Saat ini saya bebas menghadapi siapa pun."

Menghadapi Valuev, Haye mengaku kaget dengan kerasnya kepala lawannya tersebut. "Tangan saya terasa sakit pada awal pertarungan, mungkin patah pada ronde kedua. Kepalanya keras sekali, saya seperti memukul tembok," kata Haye. "Saya telah berlatih dengan memukul karung yang berat di gym, tetapi saya tahu tangan saya telah cedera."

"Kunci kemenangan saya adalah kecepatan," katanya. "Saya memiliki gerakan yang cepat dengan pukulan yang keras."

David Haye merebut gelar juara dunia tinju kelas berat WBA dengan mengalahkan raksasa dari Rusia, Nikolai Valuev, Sabtu.

Kalah tinggi dan jangkauan, Haye memanfaatkan kecepatan dan kelincahan geraknya untuk menyudutkan lawnanya. Pada ronde 12, Valuev yang sudah kehabisan tenaga hampir saja dipukul jatuh oleh lawannya.

Haye merupakan mantan juara dunia tinju kelas penjelajah. Ini merupakan kemenangan ketiga dalam debutnya di kelas berat sehingga ia mencatat rekor 23-1 dengan 21 KO. Menghadapi Valuev, Haye terpaut 28 sentimeter dan hampir 44 kilogram.

Dalam pertarungan di Nuremberg ini, Haye menghujani tubuh lawannya yang besar dengan pukulan keras. Ia memaksa Valuev untuk terus bergerak, sementara Valuev hanya melayani dengan pukulan jab kiri.

Di ronde empat, Valuev mampu meladeni lawannya, tetapi di ronde enam Haye mampu mendaratkan pukulan kombinasi dan dua pukulan tangan kiri ke dagu lawannya. Di ronde 12, Haye kembali memperoleh kesempatan menjatuhkan lawannya dengan pukulan hook yang keras. Meski Valuev mampu bertahan, Haye tahu ia telah meraih kemenangan angka mutlak atas lawannya.

Hakim pertarungan memberi nilai 116-112, 116-112, dan 114-114.


Maradona Yakin Capello Dipecat FA

Legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona menganggap, itu adalah pencopotan yang direncakan oleh FA agar Fabio Capello mundur sebagai pelatih.

SEE MORE