Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 07:36 WIB
Haye Bertekad Robohkan Raksasa
A. Tjahjo Sasongko | cay | Jumat, 6 November 2009 | 16:26 WIB
|
Share:

David Haye

NUREMBERG, Kompas.com - David Haye menegaskan bahwa dirinya akan menjadi petinju pertama yang dapat memukul roboh juara kelas berat WBA Nikolai Valuev dalam pertarungan di Nuremberg Sabtu ini.
    
Haye merupakan petinju Inggris yang naik dari kelas penjelajah ke kelas berat. Meskipun pengalamannya di kelas berat masih kurang, namun ia menyatakan yakin bisa merobohkan Valuev -- petinju Rusia dengan tinggi badan 2,13 meter dan bobot 145 kilogram.

Sementara Haye mencoba membangkitkan emosi lawannya, Valuev menegaskan bahwa ucapan penantangnya itu merupakan suatu motivasi. Valuev, yang Desember 2008 lalu menang telak atas Evander Holyfield, dikenal sebagai petinju yang cenderung mencari aman. Sementara Haye merupakan petinju dengan pukulan keras dan mencatat rekor 21 menang KO dari 22 kemenangannya, sebagian besar di kelas penjelajah.
    
Pertarungan Sabtu ini merupakan ujian besar bagi stamina dan kekuatannya dalam menghadapi petinju yang lebih berat dan lebih tinggi.
    
Namun Haye yakin ia dapat memberi mimpi buruk bagi Valuev dengan menjatuhkannya ke kanvas. "Ia belum pernah bertarung dengan lawan sekaliber saya -- ia tidak pernah melawan petinju yang dalam prestasi menanjak. Saya bukan tipe petinju yang biasa ia lawan," kata Haye.
    
Valuev baru empat kali bertarung sejak mengalami satu-satunya kekalahan pada April 2007, yakni dari Ruslan Chagaev. Lawan-lawannya, Evander Holyfield dan John Ruiz dari AS, serta Sergey Lyakhovich dari Belarus dan Jean Fancois Bergeron dari Kanada, bisa bertahan sampai 12 ronde. Kemenangan KO terakhirnya adalah atas Monte Barrett pada Oktober 2006.
    
Namun Valuev menegaskan bahwa ia tidak akan menyerahkan gelarnya yang diraih musim panas ini. "Komentar-komentar dia (Haye) justru sangat memotivasi saya," kata Valuev (36). "Tapi mari kita lihat apa yang bakal Haye tampilkan di ring. Saya kira dia tidak bisa mengikuti. Tapi saya tidak mau menganggap remeh dia," ujarnya.

Haye telah melakukan persiapan untuk melawan petinju yang lebih tinggi 23 cm dan lebih berat 40 kg dari dirinya itu. Di antaranya  dia melakukan sparing dengan trainernya yang memakai sepatu tinggi. (AFP/Ant)