Laksono Hari Wiwoho | lhw |
Senin, 2 November 2009 | 17:36 WIB
|
Share:
KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO
Petenis Rusia Magdalena Rybarikova (kiri) dan petenis Jerman Sabine Lisicki berpose di sela-sela makan siang di Temple Garden, The Westin, Nusa Dua, Bali, Senin (2/11).
KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO
Para petenis yang akan berlaga di Commonwealth Bank Tournament of Champions 2009 menerbangkan burung merpati putih sebagai simbol perdamaian dunia di Temple Garden, The Westin, Nusa Dua, Bali, Senin (2/11).
KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO
Petenis (dari kiri) Kimiko Date-Krumm, Vera Dushevina, Maria Jose Martinez Sanchez, Aravane Rezai, Agnes Szavay, Magdalena Rybarikova, dan Sabine Lisicki berpose bersama General Manager The Westin Bikan Kapur (tengah) usai makan siang di Temple Garden, The Westin, Nusa Dua, Bali, Senin (2/11). Petenis-petenis ini akan bertanding dalam Commonwealth Bank Tournament of Champions 2009, 4-8 November.
KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO
Petenis Aravane Rezai (kiri) dan Sabine Lisicki memeragakan cara berdandan dalam Beauty Class yang menjadi bagian pada acara jelang Commonwealth Bank Tournament of Champions di Nusa Dua, Bali, Senin (2/11).
NUSA DUA, KOMPAS.com — Sebanyak 11 dari 13 petenis wanita yang akan bertanding dalam Commonwealth Bank Tournament of Champions, 4-8 November 2009, telah tiba di Nusa Dua, Bali. Mereka tidak hanya berpartisipasi dalam pertandingan, tetapi juga meramaikan suasana dengan berbagai kegiatan di luar lapangan.
Senin (2/11), para petenis yang hadir mengikuti rangkaian acara, yang dibuka dengan kursus singkat merawat wajah bersama Pevonia Botanica. Acara ini diikuti oleh enam pemain, yakni Yanina Wickmayer, Vera Dushevina, Sabine Lisicki, Aravane Rezai, dan duet petenis kawakan, Melinda Czink dan Kimiko Date-Krumm.
Pada siang hari, ke-11 pemain hadir dalam jamuan makan siang diikuti pelepasan burung merpati sebagai simbol perdamaian dunia di Temple Garden, The Westin, Nusa Dua. Semua pemain mengenakan gaun etnis rancangan Rico Anantha. Dalam balutan pakaian bertema "Heritage of Asia", para petenis tampil begitu jelita. Meski terasa gerah akibat cuaca panas di lokasi acara, mereka tetap menebarkan senyum dan pesona luar biasa.