Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 22 Mei 2012 | 04:41 WIB
Demi "Runner-Up", Vettel Janji "All-Out"
Aloysius Gonsaga AE | lou | Jumat, 30 Oktober 2009 | 16:49 WIB
|
Share:

ABU DHABI, KOMPAS.com — Sebastian Vettel sudah kehilangan peluang untuk menjadi juara dunia Formula 1 (F1) 2009 yang dua pekan lalu telah disegel oleh pebalap Brawn GP, Jenson Button. Meskipun demikian, pebalap Jerman ini tetap bertekad tampil all-out pada akhir pekan nanti di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, untuk mengamankan posisinya di peringkat dua klasemen sementara.

Saat ini, kedudukan Vettel masih sangat kritis karena, dengan 74 poin, dia hanya unggul 2 dari rekan setim Button, Rubens Barrichello. Karena itu, pebalap Red Bull Racing tersebut tak punya pilihan selain harus finis di depan Barrichello sehingga dia menjadi runner-up musim ini.

"Sebenarnya, saya tidak ingin di sini hanya untuk finis kedua atau ketiga. Ini tidak berubah, tetapi untuk saat sekarang, ketiga lebih buruk dari kedua. Karena itu, saya ingin berada di peringkat kedua," ungkap Vettel.

"Tentu saja normal jika saya kecewa (hanya peringkat keempat di GP Brasil sehingga membuka jalan bagi Button menjadi juara dunia). Namun ketika melihat sisi positif, ini merupakan musim yang sangat bagus buat kami. Banyak hal yang terjadi, dan kami mendapat banyak pelajaran."

"Dari semuanya, pada musim depan kami bisa melakukan banyak hal yang lebih baik lagi. Tetapi untuk sekarang, fokus saya adalah mengamankan posisi kedua di klasemen sementara dan menikmati balapan malam yang sangat bagus pada hari Minggu."

Dia juga mengakui, kesalahan strategi dari Red Bull, plus kesalahannya di trek, telah menggagalkan usahanya untuk meraih poin maksimal.

"Kadang-kadang kamu mungkin menemukan situasi ketika kamu tidak terlalu kuat untuk menang, tetapi masih mampu membawa mobil berada di urutan ketiga atau keempat atau kelima dan mengumpulkan poin," tambahnya.

"Saya pikir, di setiap balapan pada musim ini kami cukup kuat untuk finis di posisi lima besar, kecuali mungkin untuk Monza. Kadang-kadang kita mungkin tidak bernasib baik, tetapi di waktu lain kita membuat kesalahan pada strategi. Kadang-kadang, kita sendiri yang membuat kesalahan."

Sumber :