Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 22 Mei 2012 | 04:33 WIB
Dikalahkan Thailand, Voli Putra Indonesia Peringkat Empat
Toni Bramantoro | lou | Kamis, 29 Oktober 2009 | 17:38 WIB
|
Share:

JAKARTA, Kompas.com - Tim voli putra Indonesia harus puas menempati peringkat empat Turnamen Rashid International ke-11 yang berlangsung di Dubai. Dalam laga terakhir, Rabu (29/10), Indonesia dikalahkan Thailand dengan skor 0-3 (23-25, 21-25, 21-25).

Secara keseluruhan, Indonesia telah melakoni lima pertandingan. Dari semua laga tersebut, tim yang disiapkan ke SEA Games Laos bulan Desember mendatang itu hanya meraih dua kemenangan, yaitu saat mengalahkan Uni Emirat Arab dan Bahrain. Sedangkan tiga kekalahan diderita saat meladeni Oman, Pakistan dan terakhir Thailand.

Sedangkan bagi Thailand, kemenangan ini membuat mereka menjadi juara turnamen tersebut. "Negeri Gajah Putih" ini tidak pernah kalah dalam lima pertandingan.

Mengomentari kekalahan dari Thailand, anggota tim kepelatihan Indonesia Dadang Sudrajat mengakui para pemain tidak bisa mengembangkan permainan dalam laga tersebut. Ini merupakan pekerjaan rumah sebelum terjun ke SEA Games mendatang, ungkap Dadang melalui saluran internasional.

Selain itu, dikatakannya, para pemain banyak melakukan kesalahan sendiri, terutama saat poin kritis. "Set pertama, kami menurunkan Riviansyah, Affan Priyo Wicaksono, Andri, Adam, Khasoni Mufid, dan Didi Irwadi. Pada set kedua dan ketiga, sebagian besar pemain junior yang diturunkan, seperti Khasoni, Adam, Septiohadi, Agung Seganti, Bagus Wahyu. Pemain senior yang tampil hanya Andri," urainya.

Meski kalah, beberapa pemain muda Indonesia diakuinya dapat mengimbangi Thailand meskipun masih minim pengalaman. "Namun, target kita memang bukan di sini, tetapi SEA Games mendatang," katanya.

Absennya dua pemain senior Ayip Rizal dan I Nyoman Rudi Tirtana, membuat tim Indonesia tidak setangguh saat tampil di Kejuaraan Asia yang berakhir tiga pekan lalu di Manila, Filipina. Di Manila, tim yang diasuh pelatih asal China Li Qiujiang itu menempati peringkat enam dari 18 tim.

Voli pantai tersingkir

Sementara itu, tim voli pantai Indonesia Andi Ardiansyah/Koko Prasetyo tersingkir dari seri Kejuaraan Dunia yang berlangsung di Tiongkok setelah kalah di babak pertama. Dengan sistem permainan gugur ganda, mereka harus mengakui kehebatan unggulan pertama Nummerdor/Schuil (Belanda) dan unggulan kelima Prokopiev/Bogatov (Rusia).

Pelatih voli pantai Indonesia Slamet Mulyanto mengatakan, kekalahan tersebut merupakan hasil maksimal yang sudah diperlihatkan pemain. "Ini hasil maksimal bagi anak-anak karena target yang kami canangkan memang menembus babak utama. Andi dan Koko memang terakhir kali tampil di kejuaraan dunia ini pada dua tahun lalu," jelasnya.

Sumber :
Persda Network