SEMARANG, KOMPAS.com — Juara dunia kelas bulu WBA, Chris John, berkeinginan untuk mendirikan sasana tinju untuk mengembangkan kariernya setelah tidak menjadi atlet lagi.
"Saya hanya bisa bertinju sehingga setelah tidak menjadi atlet saya memiliki keinginan untuk menjadi pelatih dan tentunya saya harus memiliki sasana tinju sendiri," kata Chris John ketika dihubungi di Semarang, Jumat (23/10).
Menurut dia, dengan menjadi pelatih, dirinya bisa menularkan keahliannya kepada orang lain. "Apa yang saya peroleh selama ini bisa saya tularkan kepada orang lain," kata petinju dengan julukan "The Dragon" tersebut.
Ia mengatakan bahwa dirinya tidak bisa terus-menerus menekuni dunia tinju sebagai petinju. Suatu saat, tentunya dia harus mundur. "Saya berharap maksimal sebelum usia 35 tahun sudah mundur dari tinju dan bisa menjadi pelatih serta mempunyai sasana," katanya.
Sekarang ini, usia petinju dengan nama lengkap Christian Johanes tersebut sudah 30 tahun (kelahiran 14 September 1979 di Jakarta) sehingga masih mempunyai waktu empat hingga lima tahun lagi untuk berkarier di dunia tinju.
Akan tetapi, kata petinju yang memiliki rekor bertarung 43 kali menang (22 di antaranya dengan KO) dan dua kali seri ini, saat ini akan dimanfaatkan untuk berbuat yang terbaik dan mudah-mudahan lancar.

Capello: Saya Mundur Karena Kesalahpahaman
Fabio Capello membantah bahwa keputusannya mundur dari jabatan manajer timnas Inggris sebagai bentuk melarikan diri dari tekanan.

