Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 22 Mei 2012 | 03:38 WIB
Luluk dan Fransiska tak Dapat Bonus
Aloysius Gonsaga AE | lou | Kamis, 15 Oktober 2009 | 19:28 WIB
|
Share:

SEMARANG, KOMPAS.com - PB Djarum Kudus tidak memberikan bonus kepada juara Vietnam Terbuka, Fransiska Ratnasari dan Luluk Hadiyanto. Hal itu dikatakan Ketua PB Djarum Kudus, FX Supandji.

"Ada kriteria khusus bagi PB Djarum untuk memberikan hadiah kepada atletnya yang berhasil meraih gelar di turnamen internasional. Kalau turnamen yang kecil-kecil memang tidak ada bonusnya," katanya, Kamis (15/10).

Menurut dia, kalau turnamen bulu tangkis yang besar seperti Olimpiade, All England, Piala Sudirman, atau yang lainnya, PB Djarum pasti akan memberikan bonus kepada atletnya yang meraih juara. Ia menyebutkan, saat Maria Kristin berhasil meraih medali perunggu Olimpiade 2008 Beijing, China, PB Djarum memberikan bonus sebesar Rp 150 juta.

"Kalau turnamen kecil seperti Vietnam Terbuka memang tidak ada bonusnya, tetapi hadiah yang didapat dari turnamen itu semuanya untuk atlet yang bersangkutan. Tidak ada sepeser pun untuk klub karena kita memang punya aturannya seperti itu," katanya menegaskan.

Pebulu tangkis tunggal putri PB Djarum, Fransiska Ratnasari, menjadi juara Vietnam Terbuka setelah pada partai puncak menumbangkan perlawanan Tai Tzu Ying (Taiwan) dengan tiga set 21-19 15-21 21-13.

Kemudian Luluk Hadiyanto yang turun di nomor ganda putra berpasangan dengan Joko Riyadi, juga meraih gelar juara. Di final mereka mengalahkan pasangan Malaysia, Hoon Thien How/Ong Soong Hock dengan dua set langsung, 21-19 22-20.

"Mereka berangkat dengan biaya dari PB Djarum tetapi hadiahnya untuk mereka sendiri," katanya.

Pada turnamen bulu tangkis Vietnam Terbuka ini, PB Djarum menurunkan Andre Kurniawan Tedjono, Maria Febe Kusumastuti, Fransiska Ratnasari, Adityawarman, dan Maria Elfira.

Setelah mengikuti Vietnam Terbuka ini, PB Djarum kembali akan menerjunkan atletnya pada Hongkong Terbuka, 10-15 November 2009. Pebulu tangkis yang tampil adalah Andre Kurniawan, Domisius Hayom Rombaka, Maria Febe Kusumastuti, dan Fransiska Ratnasari.

Pada Vietnam Terbuka ini, selain kedua pebulu tangkis tersebut, Indonesia juga merebut gelar dari ganda putri, yaitu pasangan Pelatnas Cipayung Anneke Feinya Agustine/Annisa Wahyuni, yang menang atas unggulan kedua Savitree Amitrapai/Vacharaporn Munkit 21-14 21-13.

Kemudian Flandy Limpele (Indonesia) yang berpasangan dengan pebulu tangkis Taiwan, Cheng We Hsing, juga meraih gelar ganda campuran setelah mengalahkan unggulan pertama asal Malaysia Chan peng Soon/Goh Liu Ying dengan angka 25-23 21-19.

Sumber :
ANT