JAKARTA, Kompas.com - Pebulu tangkis Andreas Nova Widhianto mengaku masih ingin menjadi atlet untuk satu atau dua tahun lagi. Baik tetap di pelatnas atau pun sebagai pemain profesional.
"Sampai akhir tahun ini saya masih berpasangan dengan Butet. Setalah itu saya masih mau bermain, tetapi belum tahu apakah di pelatnas atau sebagai pemain profesional murni," kata Nova. Butet yang dimaksud adalah pasangan Nova saat ini, Liliyana Natsir.
Pasangan Nova Widhianto/Liliyana Natsir pernah menempati peringkat satu dunia selama beberapa lama. Sejak dipasangkan, keduanya pernah meraih prestasi medali perak Olimpiade Beijing 2008, Juara Dunia 2005 dan 2007 serta juara Asia 2006. Namun pada 2009 ini, pasangan Nova/Butet kerap kandas sebelum mencapai babak final dalam turnamen yang mereka ikuti.
"Saya harus akui dari segi fisik saya menang sudah menurun," kata Nova yang pada 10 Oktober mendatang akan berusia 32 tahun. "Di samping saya sudah menurun, permainan lawan justru meningkat."
Nova memang merupakan pemain paling senior di pelatnas Cipayung saat ini. Berasal dari klub Tangkas Bogasari Jakarta, Nova memang merupakan pemain spesialis ganda. Ia pernah bermain di Piala Sudirman sejak 2001. Pada Olimpiade 2004, Nova yang berpasangan dengan Vita Marissa sempat lolos ke babak perempatfinal.
Pemain dengan tinggi badan 1.79 meter ini mengaku faktor fisik memang sudah tidak bisa ditawar lagi. "Saat ini saya hanya berusaha menjaga kebugaran agar tetap dapat bersaing," katanya.
Namun Nova berbesar hati dengan meminta PBSI untuk mencarikan pasangan lain buat Liliyana Natsir. "Saya tidak mau egois. Butet kan masih muda, ia masih memiliki masa depan yang panjang," ungkap Nova yang menikah dengan Eny Widyowati ini.
Nova berharap ia dapat mencapai hasil yang baik di masa senja karirnya sebagai pemain. "Setelah itu saya akan berpikir lagi, apakah mau menjadi pelatih atau menekuni bisnis yang lain."


Lee Chong Wei butuh sebuah keajaiban supaya bisa tampil maksimal di Olimpiade London yang mulai bergulir akhir Juli 2012.