Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 22 Mei 2012 | 03:27 WIB
Indonesia Bikin Kejutan, Taklukkan Australia
Toni Bramantoro | Sabtu, 3 Oktober 2009 | 19:54 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim voli putra Indonesia membuat kejutan dengan mengalahkan Australia pada pertandingan terakhir Grup F Kejuaraan Asia Senior Ke-15 di Stadion Ninoy Aquino, Manila, Filipina, Sabtu (3/10). Skor tipis didulang Indonesia dengan kemenangan 3-2 (26-24 21-25 25-22 20-25 15-10).

Dengan kemenangan ini, Indonesia menduduki urutan ketiga klasemen akhir Grup F. Posisi pertama dan kedua ditempati Jepang dan Korea, sedangkan Australia berada di posisi paling bawah atau empat. Jepang menjadi penghuni puncak Grup F setelah di pertandingan terakhir menang atas Korea dengan skor 3-0.

Indonesia selanjutnya akan menghadapi peringkat empat Grup E, sedangkan Australia berhadapan dengan peringkat ketiga Grup E. Dua tim peringkat pertama dan kedua masing-masing akan bertemu di semifinal untuk menuju final.

Saat mengalahkan Australia, Indonesia menurunkan formasi terbaiknya. Posisi toser ditempati Didi Irwadi, libero dipegang Fadlan Abdul Karim, I Nyoman Rudi Tirtana dan Riviansyah pada open spiker, serta Andri dan Affan Priyo Wicaksono pada quick spiker.

Posisi all round diberikan kepada Ayip Rizal. Joni Sugiatno menjadi pemain cadangan dan dia hanya diturunkan pada akhir set keempat dan kelima, menggantikan posisi Riviansyah.

Pelatih Indonesia Li Qiujiang mengatakan, anak asuhnya tampil dengan semangat yang membara, sementara Australia sendiri tampaknya kurang bergairah saat meladeni perlawanan Indonesia.

"Tim Indonesia bermain penuh semangat tadi. Sedangkan Australia kurang begitu baik, terutama serangan mereka. Namun, ini bukan pertandingan penentuan bagi kedua tim, yang menentukan adalah besok, untuk perebutan tempat kelima. Kalau kalah, berebut posisi ketujuh," kata Li.

Di pertandingan selanjutnya, Li berharap para pemain Indonesia tetap menunjukkan semangat dan menjaga kondisi.

"Di atas kertas Australia unggul dari Indonesia, namun dengan semangat yang membara, pemain kita mampu mengembalikan perkiraan semula. Di pertandingan selanjutnya, saya berharap pemain pun bisa menjaga irama permainan saat mengalahkan Australia," paparnya.

Sumber :
Persda Network