Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 20:13 WIB
Rossi: Spies Perlu Waktu Adaptasi
Aloysius Gonsaga AE | Jumat, 2 Oktober 2009 | 17:26 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Valentino Rossi memberikan warning kepada Ben Spies yang musim depan akan melakukan debutnya di MotoGP bersama tim Tech 3 Yamaha. Menurut "The Doctor", Spies perlu waktu untuk beradaptasi karena sulit baginya untuk langsung meraih kesuksesan di balap motor paling bergengsi di dunia tersebut.

Seperti yang sudah diwartakan, Spies memutuskan untuk lebih cepat tampil di MotoGP meskipun rencana awalnya, dia baru akan bersaing di kelas premier itu pada musim 2011. Pebalap Amerika tersebut akan menjadi tandem kompatriotnya, Colin Edwards.

Artinya, Spies hanya setahun tampil di World Superbike. Meskipun demikian, juara empat kali AMA Superbike itu menunjukkan performa menjanjikan. Dia langsung meraih tiga kemenangan dari empat seri awal di WSB, dan hanya tertinggal tiga poin di belakang pimpinan klasemen sementara, Noriyuki Haga, dengan empat seri tersisa.

Nah, apakah kesuksesan ini membuat Spies percaya diri sehingga berani lebih cepat tampil di MotoGP? Rossi memberikan peringatan kepada calon lawannya tersebut. Menurut Rossi, tekanan besar pasti dialami Spies, apalagi dia "lulusan" Superbike, yang kurang cocok dengan MotoGP--dibandngkan dengan kelas 250cc.

"Saya pikir Spies memiliki potensi yang besar. Tetapi, dia perlu waktu untuk memahami motor dan ban, untuk menunjukkan bahwa dia adalah pebalap hebat di MotoGP," ujar Rossi.

"Bagi saya, gaya membalap di MotoGP mirip dengan gaya membalap kelas 250cc sekarang. Pebalap-pebalap seperti Jorge (Lorenzo), juga Dani (Pedrosa), (Casey) Stoner dan mungkin (Marco) Simoncelli tahun depan, yang datang dari kelas 250cc, merupakan kompetitor yang sulit, dibandingkan dengan yang datang dari World Superbike.

"Gaya membalap motor-motor ini, terutama dengan ban Bridgestone, mirip dengan 250, dan memiliki perbedaan yang besar jika dibandingkan dengan Superbike.

"Bersama dengan ini, para pebalap 250cc tahu semua trek, dan pebalap World Superbike hanya tahu dua atau tiga. Karena itu, saya pikir para pebalap Superbike akan mengalami kesulitan yang lebih besar saat tampil di MotoGP, dibandingkan dengan dari 250cc, terutama di musim awal.

"Tetapi, itu hanya persoalan waktu, karena Ben masih muda. Saya pikir dia merupakan satu-satunya orang dari Superbike saat ini yang bisa menang di MotoGP."

Meskipun memberikan peringatan, Rossi tetap mendukung keputusan Spies. Pasalnya, di usia yang masih 25 tahun Spies memiliki kesempatan yang lebih panjang untuk menimba pengalaman di MotoGP sehingga pada musim-musim berikutnya sudah menjadi salah satu rival yang berat.

Spies masuk skuad Tech 3 Yamaha menggantikan posisi pebalap Inggris, James Toseland. Toseland terpaksa kembali ke Superbike dan tetap memperkuat Yamaha.

Sumber :

Capello: Saya Mundur Karena Kesalahpahaman

Fabio Capello membantah bahwa keputusannya mundur dari jabatan manajer timnas Inggris sebagai bentuk melarikan diri dari tekanan.

SEE MORE