
JAKARTA, KOMPAS.com — Sponsor utama Renault, ING, mengakhiri kontraknya dengan pabrik mobil Perancis tersebut. Ini terjadi sangat cepat menyusul skandal pengaturan lomba yang dilakukan tim tersebut pada GP Singapura tahun lalu.
Berdasarkan hasil hearing di Paris, awal pekan ini, Renault dinyatakan bersalah. Dua belas bulan lalu di Singapura, tim ini membuat skenario tabrakan yang dilakukan Nelson Piquet Jr untuk memenangkan Fernando Alonso. Karena itu, FIA menghukum Renault tak boleh balapan selama dua tahun.
Karena hukuman itulah, ING tak mau melanjutkan kerja samanya. Bahkan, mereka (ING) dengan tiba-tiba mengumumkan untuk mengakhiri kontrak itu pada Jumat dini hari.
"Hari ini ING mengumumkan bahwa berdasarkan keputusan World Motor Sport Council pada 21 September 2009 tentang kejadian di GP Singapura 2008, ING akan segera mengakhiri kontraknya dengan tim F1 Renault," demikian pernyataan ING.
"ING sangat kecewa dengan kejadian tersebut, khususnya dalam hubungan dengan kesuksesan menjadi sponsor. Seperti yang sudah diumumkan pada 16 Februari tahun ini, ING memutuskan untuk tidak memperbarui kontrak sponsor tiga tahun (2007-2009) dengan Renault F1 dan mengakhirinya setelah musim 2009."
Seorang juru bicara salah satu bank raksasa Belanda ini mengatakan kepada Autosport bahwa dengan keputusan tersebut, logo ING akan dihilangkan dari mobil Renault. Meskipun demikian, juru bicara itu menambahkan bahwa ING tetap berkomitmen untuk memasang iklan di trek balapan sampai akhir tahun ini.
Keputusan ING menarik diri ini terjadi hanya beberapa jam setelah perusahaan asuransi Spanyol, Mutua Madrilena, mengumumkan bahwa mereka juga mengakhiri kontrak sponsorship dengan Renault. Alasan asuransi itu mundur juga sama, karena Renault terbukti melakukan skandal memalukan tersebut.