Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 22 Mei 2012 | 02:56 WIB
Schumi: Button Bakal Juara Dunia
Aloysius Gonsaga AE | Rabu, 23 September 2009 | 17:00 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Michael Schumacher yakin, Jenson Button bakal menjadi juara Formula 1 (F1) 2009 meskipun hanya unggul 14 poin atas rekan setimnya di Brawn GP, Rubens Barrichello. Saat ini Button mengumpulkan total 80 poin, dan balapan tersisa empat seri.

Schumacher, yang pensiun dari F1 pada akhir musim 2006, berani mengatakan demikian karena dua pebalap Red Bull Racing, Mark Webber dan Sebastian Vettel, sudah terpaut cukup jauh. Webber dan Vettel yang sebelumnya sangat berpotensi menjegal Button, kini tertinggal 26 poin.

"Melihat situasi ini, saya cukup yakin Jenson yang akan menjadi juara dunia. Sudah sangat sulit untuk melewatinya, apalagi ada sedikit persoalan yang melanda Red Bull," ungkap Schumacher.

"Peluang Sebastian sudah tipis karena masalah. Karena itu, akan menjadi sulit baginya untuk bersaing dan perbedaan poin bakal semakin lebar," tambah pebalap Jerman tersebut.

Meskipun demikian, Schumi--sapaan Schumacher--yakin, suatu saat nanti kompatriotnya yang berusia 22 tahun itu akan menjadi seorang juara dunia. Hanya saja Schumi tak mau berkomentar ketika dirinya dibandingkan dengan Vettel.

"Dia memiliki segalanya, sehingga suatu saat bisa menjadi juara dunia," jelas pebalap legendaris tersebut.

"Saya sendiri tidak pernah ingin dibandingkan dengan orang lain, karena saya ingin menjadi diri sendiri. Jadi, dia juga pasti seperti itu. Saya pikir, semua orang harus menghargainya."

Juara tujuh kali F1 ini juga tak memberikan tanggapan ketika ditanya apakah dia akan membalap lagi bersama Ferrari jika kondisinya sudah fit 100 persen.

"Saya tidak perlu mengatakan 'ya' dan saya juga tidak perlu mengatakan 'tidak'," ungkapnya.

Memang, Schumi sempat akan kembali ke lintasan sebagai pebalap Ferrari untuk menggantikan posisi Felipe Massa. Tetapi dalam persiapannya untuk comeback, Schumi merasa tidak siap karena cedera leher akibat jatuh saat ujicoba Motorbike pada awal tahun ini, masih mengganggu, sehingga dia membatalkan niatnya tersebut.

Sumber :