LONDON, KOMPAS.com — Pebalap asal Brasil, Nelson Piquet Jr merasa dirinya dimanfaatkan oleh mantan pimpinan tim F1 Renault, Flavio Briatore, dalam skandal tabrakan di GP Singapura, tahun lalu.
"Saya telah dimanfaatkan oleh dia untuk kemudian dipersalahkan dan ditinggalkan," demikian pernyataan tertulis Piquet. "Saya meminta maaf kepada semua yang bekerja di Formula Satu (termasuk orang-orang baik di Renault), para penggemar ataupun lembaga yang berwenang."
"Saya tidak meminta untuk dimaafkan ataupun dilupakan, namun setidaknya kini orang-orang dapat mengambil kesimpulan berdasar apa yang sesungguhnya terjadi," lanjut putra mantan juara dunia Nelson Piquet ini.
Piquet mengambil risiko menabrakkan mobilnya ke dinding saat GP Singapura tahun lalu. Tindakan ini menyebabkan safety car keluar dan pebalap Renault lainnya, Fernando Alonso, dapat mempertahankan keunggulan dan keluar sebagai juara.
