JAKARTA, KOMPAS.com - Manajer tim Fiat Yamaha Daniele Romagnoli yakin, dalam beberapa tahun ke depan Jorge Lorenzo akan menjadi pebalap terbaik MotoGP di muka bumi. Pebalap Spanyol tersebut bakal seperti "The Doctor" Valentino Rossi.
Bakat dan kehebatan sudah Lorenzo perlihatkan sejak dia melakukan debutnya di kelas paling bergengsi ini pada musim lalu. Sejauh ini, dia telah empat kali meraih kemenangan dan 11 kali naik podium, sejak lulus dari kelas 250cc.
Sempat diisukan akan pindah ke Honda atau Ducati pada musim 2010, Lorenzo justru membuat keputusan yang dinilai sangat tepat, yaitu tetap menjadi tandem Rossi di Yamaha. Dan, dia juga bakal mendapat kesempatan (menang) yang sama dengan Rossi, karena Yamaha akan memberikan motor dengan mesin yang identik. Artinya, Yamaha tidak pilih kasih terhadap dua pebalapnya ini.
Menanggapi hal tersebut, Romagnoli menilai Lorenzo telah melakukan keputusan yang tepat. Dia juga menilai, mantan juara dunia kelas 250cc tersebut punya potensi yang sangat besar untuk menjadi pebalap terbaik MotoGP.
"Bagi kami, musim ini sungguh hebat. Kami sangat bahagia dengan perubahan-perubahan yang dilakukan tim, karena pengesetan pada motor," ungkapnya kepada situs MotoGP. "Jorge juga memperlihatkan kemajuan yang sangat pesat, dan sekarang dia sangat konsisten, cepat di setiap sesi dan juga balapan. Saya pikir, dia akan menjadi pebalap yang hebat."
"Sejauh ini, momen terbaik pada musim sekarang adalah GP Jepang. Itu sangat penting bagi kami untuk meraih satu kemenangan di awal musim dan Jorge bisa mendapat satu. Secara keseluruhan, kami harus melihat fakta bahwa kami secara reguler menjadi pesaing Valentino--melawannya dan menjadi salah satu pesaing utama merupakan sebuah penghormatan dan kepuasan yang besar."
"Catalunya menunjukkan bahwa meskipun kami tidak menang, tetapi itu merupakan balapan yang penting karena Jorge bisa menekan Valentino, sampai akhir. Karenanya, itu tidak seperti kekalahan sesungguhnya. Jorge hanya kalah di tikungan terakhir."
Tentang peluang Lorenzo untuk mengejar Rossi dalam perburuan gelar juara dunia 2009, Romagnoli mengaku masih optimistis, meskipun berat. Pasalnya, saat ini Lorenzo tertinggal 30 poin dari Rossi yang memimpin klasemen sementara.
"Kami sadar, tertinggal 30 poin di belakang Valentino akan sangat menyulitkan untuk memburu gelar juara. Tetapi saya pikir, kami akan terus berusaha sampai akhir dan berupaya sekuat tenaga. Kamu tidak pernah tahu apa yang akan terjadi, dan secara matematis masih mungkin untuk mengejar. Karena itu, kami akan tetap berusaha. Hal terpenting yang harus dilakukan adalah sesering mungkin naik podium dan selalu menjadi pemimpin."
