JAKARTA, Kompas.com - Juara dunia Valentino Rossi mengaku harus "menggali lebih dalam" atau bekerja lebih keras untuk menghadapi pesaing-pesaingnya seperti Lorenzo, Pedrosa dan Stoner.
Rossi saat ini tengah memimpin klasemen sementara kejuaraan dunia MotoGP dengan unggul 30 poin dari pesaing terdekatnya. Ia menyebut ancaman dari Casey Stoner, Dani Pedrosa serta Jorge Lorenzo membuatnya selalu berusaha meningkatkan kualitas kemampuannya. "Saya kira persaingan tahun ini luar biasa," kata Rossi.
"Persaingan yang sngat tinggi, terutama pada empat (pebalap) teratas. Empat teratas memiliki peluang menjadi juara dunia," lanjut Rossi. "Motor yang kami pacu pun sangat cepat -Yamaha, Honda dan Ducati tahun ini tampil sangat baik - ini yang menyebabkan persaingan menjadi sangat tinggi."
Rossi mengaku sangat mengkahwatirkan penampilan juara dunia 2007, Casey Stoner dan rekannya di tim Yamaha, Lorenzo. "Namun semua itu menimbulkan motivasi besar untuk selalu meningkat," ungkap Rossi. "Saya harus melakukan peningkatan dan untuk melakukannya di usia 29 tentunya butuh perjuangan tersendiri. Anda harus yakun lebih baik dibandingkan masa lalau."
"Tahun ini saya juga mendapat tantangan dari (Jorge) Lorenzo. Ia merupakan rekan setim saya dan mengendarai motor serupa. Artinya saya butuh untuk lebih berkonsentrasi, mencoba dan menang. Sulit memang, menyakitkan saat kalah namun sangat menyenangkan saat kita mampu menang."
Rossi juga mengaku situasi saat ini sudah berubah dibandingkan saat ia mulai juara pada awal 2000-an. Lomba tahun-tahun belakangan membutuhkan kekuatan fisik yang prima. "Tahun-tahun lalu kami memberlukan taktik yang baik buat juara. Namun sekarang semuanya berubah. Irama sudah cepat sejak awal lomba. Start menjadi satu hal yang penting, karena denngan jenis motor seperti saat ini, sangat sulit untuk menyusul lawan."

Capello: Saya Mundur Karena Kesalahpahaman
Fabio Capello membantah bahwa keputusannya mundur dari jabatan manajer timnas Inggris sebagai bentuk melarikan diri dari tekanan.

