LOS ANGELES, KOMPAS.com — Oscar De La Hoya yakin, petinju Meksiko Juan Manuel Marquez bakal menghentikan rekor tak terkalahkan Floyd Mayweather Jr ketika mereka bertarung di Las Vegas akhir pekan ini. Alasannya, Mayweather Jr yang memiliki rekor bertanding 39-0-0 (25 KO's) tak pernah naik ring lagi selama dua tahun ini.
"Saya merasa Marquez akan menumbangkan lawannya," ungkap De La Hoya, petinju terbesar masa kini, dalam konferensi pers menjelang pertandingan 12 ronde pada 19 September di MGM Grand, Las Vegas.
"Saya pergi ke Meksiko dan menyaksikan sendiri dia berlatih. Saya saksikan ia begitu kuat dan lincah. Saya lihat betapa seriusnya dia menghadapi pertandingan mendatang. Saya yakin ia akan memenangi pertandingan itu. Ia amat tajam, kuat, dan cepat," tambahnya.
Marquez, yang merupakan petinju asli dari Mexico City yang memiliki rekor tanding 50-4-1 dengan 37 menang KO, melakukan persiapan hebat menjelang pertandingan ini. Salah satunya, petinju yang pernah dikalahkan Chris John ketika masih berada di kelas bulu, ini mengangkat batu besar ke kawasan pegunungan.
Pernyataan De La Hoya ini bertolak belakang dengan apa yang diperkirakan para pengamat tinju. Menurut mereka (pengamat), Mayweather memiliki peluang sangat besar untuk menang karena petinju AS ini memiliki kecepatan dan daya tahan yang kuat. Namun, menurut De La Hoya, jab Marquez akan menjadi faktor utama dalam pertandingan nanti.
"Floyd Mayweather adalah petinju hebat dan dia adalah petarung di planet ini. Itu tidak perlu dipungkiri lagi," kata De La Hoya, yang pernah juara dunia 10 kali. "Tetapi gaya permainan juga jadi penentu dan saya yakin Marquez mampu mengimbangi gaya Mayweather."
Petinju cerdas
"Marquez memiliki jab amat bagus dan ia dapat melayangkannya dengan cepat sampai tiga atau empat kali. Ia petinju cerdas dan ini menjadi masalah seberapa cepat ia melayangkan tinjunya. Ini merupakan pertandingan menyangkut hidupnya... dan dia tahu itu."
De La Hoya optimistis Marquez akan menang karena dia sudah pernah melawan Mayweather. Mereka bertarung pada Mei 2007 di kelas super welter WBC, dan waktu itu De La Hoya kalah angka. Dia tetap yakin Mayweather akan menghadapi masalah melawan Marquez, apalagi ini merupakan laga perdananya setelah absen dua tahun.
Mayweather belum naik ring sejak ia menaklukkan petinju Inggris Ricky Hatton pada laga kelas welter WBC, Desember 2007.
"Saya yakin ia tidak akan menemui banyak hambatan dalam pertandingan itu," kata De La Hoya, juara dunia dalam enam kelas berbeda, yang memiliki rekor menang kalah 39-6, di antaranya 30 kali menang KO.
Duel Mayweather versus Marquez merupakan partai utama pertarungan akhir pekan ini (termasuk Chris John versus Rocky Juarez). Partai ini diyakini akan sangat menyita perhatian karena pertarungan dua petinju dengan reputasi mentereng. Mayweather (32) adalah petinju juara dunia yang tidak terkalahkan dalam lima kelas, sedangkan Marquez (36) lima kali menyandang gelar juara dunia.
