Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 01:12 WIB
Di Monza, Schumi Bertemu Ferrari untuk Bicarakan Masa Depan
Aloysius Gonsaga AE | Jumat, 4 September 2009 | 18:25 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Akhir pekan depan di Monza, mantan juara dunia tujuh kali Formula 1, Michael Schumacher, akan duduk bersama Ferrari untuk membicarakan masa depannya. Demikian konfirmasi manajernya, meskipun belum diketahui apakah yang akan dibicarakan adalah kelanjutan pekerjaannya sebagai konsultan, atau kembali sebagai pebalap.

Sebenarnya, Schumi—sapaan Schumacher—yang sudah pensiun sejak 2006 mendapat kesempatan untuk menjadi pebalap Ferrari di sisa musim 2009. Setelah Felipe Massa mengalami kecelakaan dahsyat di kualifikasi GP Hungaria 25 Juli, Ferrari langsung mencari pengganti dan mereka menunjuk Schumi.

Sayang, dalam masa persiapan untuk tampil lagi di ajang adu kecepatan jet darat ini, Schumi mengalami kendala karena kondisinya belum fit. Cedera leher yang dialami pada awal tahun ini—jatuh dari motor—belum pulih 100 persen.

Karena itu, Schumi membatalkan niatnya untuk kembali ke F1 sehingga Ferrari menunjuk test driver-nya, Luca Badoer, untuk menjadi tandem Kimi Raikkonen di GP Valencia dan Belgia akhir pekan lalu. Namun, performa buruk Badoer membuat Ferrari mencari lagi pengganti dan pilihan jatuh kepada pebalap Force India, Giancarlo Fisichella, yang sudah resmi digaet.

Meskipun demikian, semangat Schumi untuk kembali ke F1 tampaknya belum padam. Di usianya yang sudah 40 tahun, pebalap Jerman itu masih punya keinginan kuat untuk beradu kehebatan mengendarai mobil balap, dengan para pebalap muda.

Presiden Ferrari Luca di Montezemolo pun masih terus berusaha mewujudkan rencana mereka agar Ferrari bisa tampil dengan tiga mobil di F1 2010. Artinya, jika hal itu terwujud, maka bukan tidak mungkin Schumi memiliki satu mobil sendiri.

Namun, jika masalah keuangan (penghasilan) jadi acuan, Schumi yang menjadi penasihat khusus di Ferrari dipastikan takkan memaksakan diri jika cedera leher tak kunjung sembuh. Dengan gaji 5 juta euro (sekitar Rp 72,331 miliar) per tahun, dia bisa saja menolak tawaran membalap lagi.

Akan tetapi, semua itu masih spekulasi. Menurut manajer Willi Weber, kepastian tentang masa depan Schumi baru bisa diketahui setelah pembicaraan akhir pekan depan saat GP Italia.

"Semua pihak akan duduk bersama di Monza," ungkap Weber kepada surat kabar bertiras tinggi di Jerman, Bild. "Kami akan bertemu lagi untuk pertama kalinya dalam suasana damai, untuk berbicara."

"(Apakah dia ingin kembali membalap atau tidak) adalah urusan Michael. Sudah bertahun-tahun dia berpartisipasi di salah satu olahraga paling berbahaya di dunia ini. Dia lebih tahu dengan pasti apa yang terbaik, atau yang tidak, baginya."

Sumber :
Crash.net

Redknapp Tak Akan Abaikan "The Three Lions"

Harry Redknapp mengaku akan mempertimbangkan tawaran melatih tim nasional Inggris, jika FA menawarkan posisi itu kepadanya.

SEE MORE