JAKARTA, KOMPAS.com - Valentino Rossi mengakui, Yamaha kini sudah mengakhiri pengembangan motor YZR-M1 2009 dan fokus untuk model 2010. Artinya, mereka mau menghindari nasib buruk yang mendera dua tim elite Formula 1, McLaren dan Ferrari.
Saat ini, Rossi dan rekan setimnya di Fiat Yamaha, Jorge Lorenzo, menguasai klasemen sementara pebalap. Mereka berada di posisi 1-2, di mana Rossi yang memimpin dengan total 212 poin, unggul 50 dari Lorenzo.
Peluang Yamaha menjuarai MotoGP 2009 ini sangat besar karena dengan enam seri tersisa, dan saingannya terberatnya tinggal pebalap Honda, Dani Pedrosa--sebenarnya masih ada Casey Stoner, tetapi pebalap Ducati ini memutuskan untuk absen di tiga seri sehingga terlempar dari persaingan--, maka jalan Yamaha semakin mulus. Pasalnya, Pedrosa saat ini di urutan empat dan terpaut 77 poin dari Rossi.
"Ketika tes di Brno, kami sudah banyak bekerja mengembangkan motor untuk tahun depan, bukan untuk enam balapan terakhir," ungkapnya. "Karena itu, pada akhir musim ini motor akan tetap sama.
"Kami mencoba versi baru M1 dengan sasis yang berbeda dan kamu juga mencoba mesin yang sedikit berbeda (tahan lebih lama) untuk tahun depan, agar bisa bertahan beberapa kilometer lebih jauh," tambah juara dunia enam kali kelas premier ini. "Kami memperoleh beberapa data dan catatan waktunya tidak terlalu buruk... kami akan bekerja untuk motor 2010 pada Selasa setelah Valencia (seri terakhir musim ini)."
Dengan adanya pengembangan motor tahun 2010, Rossi yakin Yamaha akan tetap memimpin persaingan MotoGP musim depan. Artinya, pabrikan Jepang ini menghindari nasib yang dialami dua raksasa F1, McLaren dan Ferrari.
Seperti yang sedang terjadi, McLaren dan Ferrari sangat kesulitan menghadapi persaingan musim 2009. Hal ini terjadi lantaran mereka sangat fokus menghadapi balapan tahun 2008, sehingga semua kekuatan dan perhatian dicurahkan untuk mengembangkan mobilnya hingga akhir musim.
Namun ketika memasuki tahun 2009, McLaren dan Ferrari kelabakan. Alhasil, mereka berada di belakang dua tim kecil seperti Brawn GP dan Red Bull Racing. Tak ingin mengulangi kesalahan serupa, McLaren dan Ferrari kini mulai fokus mempersiapkan mobilnya untuk musim 2010.
"Ini hampir seperti apa yang terhadi di F1 tahun lalu," ungkap Rossi. "Ferrari dan McLaren bekerja mati-matian untuk mengembangkan mobil mereka menghadapi kejuaraan 2008. Tetapi akhirnya, mereka menunda pengembangan untuk tahun ini."
Seperti halnya di F1, uji coba musim dingin MotoGP juga sedikit dikurangi sejka akhir 2008. Langkah ini merupakan sebuah upaya untuk memangkas biaya menyusul krisis finansial yang sedang melanda dunia.
