JAKARTA, KOMPAS.com — Giancarlo Fisichella mengakui, dia pasti sangat senang jika menjadi pebalap Ferrari pada GP Italia di Monza pada 13 September mendatang. Menurut pebalap veteran tersebut, hal itu merupakan impian yang menjadi kenyataan.
Rumor yang sedang santer beredar saat ini adalah Ferrari akan mencari pebalap baru ketika tampil di Monza. Scuderia mengambil langkah ini menyusul performa Luca Badoer yang tidak sesuai dengan harapan saat membesut F60 di Valencia pekan lalu.
Menurut rencana, tenaga Badoer masih akan dipakai di GP Belgia akhir pekan ini. Namun, setelah itu status Badoer akan dikembalikan sebagai test driver.
Nama Fisichella pun dihubung-hubungkan dengan tim yang bermarkas di Maranello tersebut. Meskipun demikian, pebalap Force India tersebut mengatakan bahwa sampai sekarang Ferrari belum mengontak dirinya.
"Saya pikir semua itu rumor dan saya telah melihat nama saya berada di posisi atas daftar calon pebalap," ungkap Fisichella, Kamis (27/8) di Belgia.
"Tetapi Ferrari tidak pernah menelepon saya, sehingga bagi saya semua itu tidak ada," tambah pria berusia 36 tahun tersebut.
"Jika mereka telah menelepon, saya akan mengatakannya lebih banyak lagi. Tetapi mereka belum melakukannya. Saya adalah pebalap Force India."
Namun, Fisichella tak menampik jika dia ingin pindah ke Ferrari menjelang akhir kariernya di F1 yang sudah digeluti selama 13 tahun.
"Pasti, itu adalah impian semua pebalap," ungkapnya. "Khusus bagi saya, sebagai pebalap Italia, di akhir karier, maka ini adalah kesempatan paling bagus. Akan terasa sangat manis."
"Sampai sekarang saya sudah melakukan 220 grand prix, sehingga itu akan menjadi tekanan yang bagus untuk saya. Itu bukan masalah besar, tetapi akan menjadi kesempatan paling bagus meskipun sampai sekarang saya belum bisa mengatakan apa pun."
Meskipun demikian, Fisichella berharap Badoer, yang merupakan kompatriotnya, bisa memperbaiki peforma jika ingin mengamankan posisinya di Ferrari hingga Felipe Massa kembali.
"Saya pikir Luca bisa melakukan yang lebih baik dari itu, meskipun dia sudah tidak membalap lagi sejak 1997. Tetapi dia memang menemui banyak kesulitan," ungkap Fisichella.
"Benar, dia menghadapi banyak tekanan dengan sirkuit yang baru dan semuanya. Mungkin di sini dia bisa lebih baik, tetapi dia perlu melakukan perbaikan yang besar dibandingkan dengan balapan terakhir."
