JAKARTA, KOMPAS.com — Ferrari menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan. Sempat terseok-seok di awal musim 2009, "Scuderia" kini menunjukkan kemajuan dan menghuni posisi tiga klasemen sementara konstruktor dengan raihan 46 poin.
Meskipun demikian, sulit bagi "Si Kuda Jingkrak" untuk mempertahankan posisinya. Hal itu dikatakan oleh pebalap andalannya sekarang, Kimi Raikkonen. Mantan juara dunia 2007 tersebut mengakui, Ferrari telah memutuskan untuk menghentikan pengembangan mobil pada tahun ini karena fokus untuk musim 2010.
Sementara itu, salah satu rival abadi mereka, McLaren, juga terus menyodok ke peringkat atas. Kini, McLaren berada di urutan keempat dan hanya terpaut lima poin, serta memiliki momentum yang lebih bagus dibandingkan Ferrari.
"Saya menikmati kemenangan, meskipun posisi tiga juga bisa memberikan perasaan yang bagus," ungkap Raikkonen.
"Saat GP Eropa kami start dari posisi enam. Tetapi kami start dengan baik dan menginginkan podium lagi. Dengan poin-poin yang sudah diraih, kami masih berada di atas McLaren di klasemen konstruktor. Ini adalah tujuan kami sebagai tim. Tetapi sangat sulit untuk mempertahankannya karena kami telah menghentikan pengembangan mobil untuk konsentrasi musim depan."
Mengenai GP Belgia akhir pekan ini, Raikkonen tetap memasang target cukup tinggi. Minimal dia ingin mengulangi prestasi di Valencia, ketika finis di posisi tiga di belakang Rubens Barrichello (Brawn GP) dan Lewis Hamilton (McLaren).
"Tujuan utama adalah mempertahankan standar di balapan terakhir. Itu artinya, kami harus berusaha untuk kembali naik podium," tambah pebalap Finlandia yang harus berjuang sendiri.
Ya, Raikkonen seperti berjuang sendirian di Valencia (dan mungkin di seri-seri selanjutnya). Pasalnya, Ferrari untuk sementara kehilangan Felipe Massa yang masih dalam proses pemulihan cedera akibat kecelakaan dahsyat di GP Hungaria akhir bulan lalu.
Untuk mengganti Massa, Ferrari menunjuk Luca Badoer untuk menjadi pendamping Raikkonen. Namun, performa pria berusia 38 tahun yang naik pangkat dari test driver ke pebalap F1 itu tidak sesuai harapan karena dia tidak mampu bersaing dengan pebalap-pebalap lain dan finis di posisi ke-17.
