MACAU, KOMPAS.com — Taufik Hidayat melangkah pasti ke perempat final Macau Grand Prix Gold setelah dengan mudah meraih kemenangan di babak 16 besar. Melawan pemain China, Du Pengyu, Kamis (20/8), Taufik yang merupakan unggulan ketiga ini menang, 21-11 dan 21-9, dalam waktu 27 menit.
Namun di babak delapan besar, Jumat (21/8), Taufik bakal mendapat lawan yang cukup berat. Semifinalis Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2009 ini bertemu unggulan keenam dari Taiwan, Hsieh Yu Shing, yang lolos seusai menyingkirkan pemain Malaysia, Chan Kwong Beng, dengan 21-15, 13-21, dan 21-15.
Bagi Taufik yang tidak memasang target muluk di turnamen ini, kemenangan straight set atas Du Pengyu membuat dia belum pernah kehilangan satu set pun selama bermain di sini. Sejak babak pertama hingga ketiga ini, mantan pemain Pelatnas Cipayung tersebut selalu menang dua set langsung.
Kesuksesan juga ditorehkan Wifqi Windarto/Afiat Yuris Wirawan yang melangkah ke perempat final. Ganda putra pelapis di Pelatnas ini harus berjuang selama 45 menit untuk menyingkirkan ganda putra Taiwan, Chen Hong Ling/Lin Yu Lang, dengan 16-21, 21-19, dan 21-16.
Pada set pertama terjadi kejar-mengejar angka yang sangat ketat sampai kedudukan 12-12. Akan tetapi setelah itu, Wifqi/Afiat selalu tertinggal sampai kalah 16-21.
Tak ingin dipecundangi, di game kedua Wifqi/Afiat berusaha bangkit. Sempat tertinggal 1-4, pasangan yang lolos ke babak 16 besar ini, setelah mengalahkan ganda veteran Flandy Limpele/Halim Haryanto, bisa mengejar dan balik memimpin 6-4, sebelum disamakan lagi oleh Chen/Lin.
Namun setelah skor 8-8, Wifqi/Afiat bisa melaju dengan cukup cepat sehingga memimpin 18-14. Namun, mereka gagal dengan cepat menyudahi pertandingan karena pasangan Taiwan mengunci perolehan angka mereka sehingga bisa menyusul dan menyamakannya menjadi 18-18. Beruntung, dalam kondisi yang cukup kritis ini, Wifqi/Afiat tetap tampil tenang dan bisa menambah tiga poin untuk menang 21-19, sekaligus memaksa rubber game.
Pada set penentuan, Wifqi/Afiat menunjukkan dominasinya karena pasangan Taiwan tersebut hanya mampu memberikan perlawanan sengit hingga kedudukan 3-3. Wifqi/Afiat dengan cepat melaju dan hanya nyaris tersusul ketika skor 12-11, sebelum mereka kembali mendulang banyak poin hingga meraih kemenangan, 21-16.
