Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 15:57 WIB
Stoner Absen, Lorenzo Sedih
Aloysius Gonsaga AE | Kamis, 13 Agustus 2009 | 22:00 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Jorge Lorenzo sedih mendengar kabar Casey Stoner akan absen membalap di tiga seri ke depan. Padahal, Lorenzo sangat mendambakan persaingan yang seru dan menegangkan dengan pebalap Ducati tersebut.

"Bagi saya, itu bukan berita bagus bahwa Casey tidak bisa tampil dalam tiga seri ke depan. Karena, bertarung dengannya selalu menyenangkan," ungkap Lorenzo lewat situs MotoGP. "Dia sangat berbakat dan memiliki sikap yang sangat berani.

"Jadi, sangat mengecewakana bagi MotoGP jika kehilangan pebalap ini," tambah pebalap Spanyol tersebut.

Memang, Stoner sudah mengumumkan bahwa mulai GP Republik Ceko akhir pekan ini hingga San Marino (6 September), dia terpaksa absen. Mantan juara dunia 2007 tersebut harus kembali ke Australia untuk menjalani pemeriksaan, menyusul gangguan kesehatan yang menderanya sejak di Laguna Seca.

Dengan demikian, peluang Stoner yang kini menghuni peringkat tiga klasemen sementara pebalap untuk merebut gelar juara dunia 2009 semakin tipis. Apalagi saat ini saja dia sudah tertinggal 37 poin dari Valentino Rossi yang memimpin klasemen sementara.

Sementara itu, Lorenzo bertekad untuk menjadi pemenang di Brno akhir pekan ini. Jika terwujud, maka dia bisa merapatkan jaraknya dengan Rossi yang sudah mengumpulkan 187 poin. Saat ini, dua pebalap Fiat Yamaha tersebut terpaut 25 poin.

Meskipun demikian, Lorenzo mengaku sulit baginya untuk merebut gelar juara dunia dari tangan Rossi.

"Meraih gelar juara sudah sangat, sangat sulit karena Valentino sudah unggul 25 poin dan dia juga lebih berpengalaman dibandingkan dengan saya," jelas Lorenzo. "Mungkin saya tidak cukup berpengalaman, tetapi kami tetap memiliki beberapa kemungkinan untuk menang. Karena itu, kami akan terus mencobanya," tegas mantan juara dunia kelas 250cc tersebut.

Sumber :

Capello: Saya Mundur Karena Kesalahpahaman

Fabio Capello membantah bahwa keputusannya mundur dari jabatan manajer timnas Inggris sebagai bentuk melarikan diri dari tekanan.

SEE MORE