Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 22 Mei 2012 | 00:27 WIB
Massa Tertidur, Ditemani Orang Tua dan Isteri
A Tjahjo Sasongko | Minggu, 26 Juli 2009 | 17:24 WIB
|
Share:

AFP/TAMAS KOVACS
Felipe Massa, ketika diangkat keluar dari kokpit F60 yang dikendarainya.

TERKAIT:

BUDAPEST, Kompas.com - Sehari setelah mengalami  kecelakaan yang nyaris merenggut nyawanya,  pebalap Ferrari asal Brasil, Felipe Massa dalam kondisi stabil.

usai menjalani operasi tengkorak, kondisi Massa mulai membaik. Hal ini diungkapkan oleh  prinsipal tim Ferrari, Stefano  Domenicali di rumah sakit AEK, Budapest. Menurut Domenicali, Massa akan menjani pemindaian Minggu (26/7) ini. "Saat ini ia tertidur dan mereka akan melakukan pemindaian untuk melihat kondisinya," kata Domenicali.

Massa mengalami kecelakaan saat menjalani kualifikasi ketiga GP Hungaria, Sabtu. Helmnya terhantam sebuah bagian kendaraan yang terlepas, yang membuat pebalap Brasil ini kehilangan kendali atas kendaraanya. Mobil  Massa menghantam dinding ban dengan kecepatan diperkirakan mencapai 190 kilometer per jam.

Orang tua Massa serta isterinya langsung terbang dari Brasil begitu mendapat kabar buruk ini.  Mereka tiba di rumah sakit, Minggu dan Domenicali langsung menemani isteri Massa, Anna Rafaela yang tengah mengandung anak pertama mereka.

Keluarga Massa memutuskan pergi ke Hungaria  untuk memastikan kondisi putera dan suami mereka tersebut. "Sulit sekali untuk tetap di sini dan mengetahui kabar (hanya) melalui telepon," kata ayah Massa, Luiz Antonio sebelum bertolak melalui bandara Guarulhos, Sao Paulo, Brasil. "Kami hanya mendapat kabar, ia akan segara sadar besok pagi (Minggu)," katanya.

Massa menjalani operasi pukul 4.20 sore waktu setempat, setelah dilarikan dari lokasi kejadian. Saat tiba di rumah sakit, Massa dalam keadaan sadar.

Pihak departemn pertahanan Hungaria selaku pengelola rumah sakit menyebut Massa mengalami cedera yang membahayakn jiwanya. "Ia juga kehilangan kesadaran dan mengalami retak di kepala bagian depan kiri dan juga mengalami retak di sebagian tengkorkanya."

Pecahan kendaraan yang diperkirakan terbuat dari baja itu menghantam dan merusak helm Massa. darah langsung mengucur dari pelipis Massa yang  tetap bertahan di mobilnya sebelum diterbangkan dengan helikopter ke rumah sakit.