Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 22 Mei 2012 | 00:20 WIB
Rossi: Pimpin Klasemen? Bukan Jaminan Jadi Juara Dunia!
Aloysius Gonsaga AE | Jumat, 24 Juli 2009 | 17:10 WIB
|
Share:

DONINGTON, KOMPAS.com — Valentino Rossi berada di posisi terdepan dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2009. Meskipun demikian, "The Doctor" tak mau terlena oleh kedudukannya tersebut karena menurutnya perjalanan menuju takhta masih sangat panjang.

Saat ini Rossi di puncak klasemen sementara dengan total 176 poin. Jagoan Fiat Yamaha tersebut unggul 14 angka atas rekan setim sekaligus rival terdekatnya, Jorge Lorenzo.

Selisih tersebut terjadi setelah Rossi tampil agresif di tiga seri terakhir karena saat bertarung di GP Catalunya 14 Juni lalu, dia memiliki poin yang sama dengan Lorenzo serta pebalap Ducati Casey Stoner. Namun, setelah itu (GP Catalunya), Rossi seperti melenggang sendirian dan Stoner justru tenggelam dan kini terpaut 28 poin.

Keadaan ini tak membuat Rossi jumawa karena menurutnya, memimpin klasemen bukan jaminan untuk menjadi juara dunia. Pebalap berusia 30 tahun asal Italia tersebut tetap berkonsentrasi menghadapi seri-seri selanjutnya, termasuk di Donington Park akhir pekan ini sehingga peluang menjadi juara sekaligus mempertahankan gelar tetap terjaga.

"Saya sangat bahagia karena sejak Barcelona saya menjadi sangat kuat, termasuk hasil yang bagus di balapan terakhir," ungkap Rossi.

"Tetapi, keunggulan yang saya miliki sangat tipis. Saya datang dengan beberapa hasil positif, tetapi perjalanan kami baru separuh (sepanjang musim ini). Karena itu, saya harus tetap konsentrasi dan bekerja dengan cara yang sama untuk mencoba selalu berada di depan sampai akhir."

Memang, perjalanan menuju tangga juara pada musim ini tidak seperti yang terjadi di dua musim terakhir, saat sang juara nyaris tak mendapat tekanan dari para rival. Stoner mendominasi tahun 2007, dan musim lalu giliran Rossi.

Namun pada musim ini, setiap kemenangan harus dilewati dengan perjuangan keras dan ketat. Rossi yakin, kompetisi pasti tetap berlangsung seru karena semua pebalap telah menggunakan ban yang sama, yaitu Bridgestone; bandingkan dengan musim lalu, Lorenzo dan Dani Pedrosa yang menggunakan ban Michelin kesulitan mengimbangi Rossi dan Stoner.

"Pertama, penggunaan ban tunggal membuat performa semua pebalap nyaris setara," ungkap juara dunia enam kali MotoGP ini. "Juga, beberapa pebalap kadang-kadang ikut dalam pertarungan meskipun biasanya kami berempat dalam kondisi bagus dan yang memiliki motor terbaik tetap di grid.

"Satu kesalahan dari saya dan Jorge (Lorenzo), tetapi Stoner selalu datang pada akhir balapan. Sejauh ini, kompetisi musim ini sangat ketat."

Sumber :