Rabu, 16 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 16 Mei 2012 | 20:14 WIB
The Big Four Masih Jadi Favorit
Aloysius Gonsaga AE | Rabu, 15 Juli 2009 | 19:56 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua pekan lalu, Dani Pedrosa membuat kejutan di GP Amerika Serikat ketika dia menjadi juara di Sirkuit Laguna Seca. Pebalap Spanyol ini pun meruntuhkan dominasi Valentino Rossi, Jorge Lorenzo dan Casey Stoner yang sebelumnya selalu bersaing untuk naik podium nomor satu.

Kemenangan di seri kedelapan MotoGP 2009 tersebut membuat Pedrosa untuk pertama kalinya meraih juara musim ini, sekaligus mengakhiri paceklik kemenangan tim Repsol Honda. Tapi lebih dari itu, Pedrosa yang kini berada di urutan empat, juga kembali meramaikan persaingan menuju tangga juara dunia meskipun masih tertinggal 59 dari pimpinan klasemen sementara, Rossi, yang telah mendulang 151 poin.

Dengan demikian, Pedrosa menjadi pebalap keempat yang berhasil menjadi juara musim 2009. Sebelumnya, tiga pebalap teratas sama-sama menuai dua kemenangan. Tetapi di Assen, Belanda, 27 Juni lalu, Rossi menambah satu lagi (jadi 3 kali) yang membuat dia meraih kemenangan ke-100 sepanjang kariernya di MotoGP.

Nah, akhir pekan ini pertarungan kembali terjadi di Sirkuit Sachsenring, Jerman. Seperti biasa, "the top four" tetap menjadi pusat perhatian karena mereka diprediksi kembali bersaing ketat saat "melahap" 30 lap lintasan tersebut.

Rossi yang sudah empat kali juara di Sachsenring, termasuk tiga di kemenangan di kelas premier, mengaku tidak terlalu menyukai karakter sirkuit ini. Tetapi, ambisi untuk terus meraih kemenangan agar tetap berada di titik terdepan, sekaligus mempertahankan gelarnya, akan membuat motivasi "The Doctor" semakin kuat.

"Saya perlu waktu istirahat setelah menjalani dua balapan terakhir yang melelahkan. Saya benar-benar capek setelah Laguna!" ungkap pebalap Fiat Yamaha ini yang mendapat tekanan hebat dari Lorenzo dalam dua pertarungan terakhir, di Assen (Belanda) dan Laguna Seca (AS).

"Dua seri berikutnya juga sangat berat, tetapi sangat penting dan krusial untuk mengejar gelar juara dunia, karena merupakan separuh jalan.

"Sachsenring bukan merupakan trek favoritku, tetapi saya mengalami balapan yang hebat di sana. Selain itu, trek itu cocok bagi Yamaha. Nah, kami perlu hasil bagus agar bisa terus memimpin karena para rival kuat. Kami tak boleh melakukan kesalahan. Tahun lalu hujan deras tapi kami bisa finis kedua. Saya harap kami bisa lebih baik," tambah Rossi yang terakhir kali memenangi GP Jerman pada 2006, ketika mengalahkan tiga pebalap Honda dengan selisih 0,307 detik, setelah start dari posisi 10.

Lorenzo pun demikian. Cedera yang sedang membekap tak menyurutkan tekad pebalap berusia 22 tahun ini untuk terus menempel ketat Rossi yang hanya unggul sembilan poin.

Rekan setim Rossi tersebut mengalami gangguan pada bahu dan kaki kanan karena jatuh saat kualifikasi GP AS, di mana dia akhirnya bisa merebut pole position. Dengan kondisi tersebut, performa pebalap asal Spanyol ini mungkin tidak bisa maksimal.

Meskipun demikian, Lorenzo yang tahun lalu gagal finis di Sachsenring karena jatuh, tetap memasang target naik podium. Pasalnya, mantan juara dunia kelas 250cc itu tak ingin kehilangan momen untuk terus memberikan tekanan kepada Rossi dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2009.

"Setelah istirahat satu minggu, saya merasa lebih baik meskipun belum fit 100 persen. Tapi itu tak mengubah target. Tujuan saya pada akhir pekan ini adalah naik podium, dan berusaha mendapatkan poin sebanyak mungkin sehingga tetap bisa bersaing dengan para rival terdekatku," tegas pemilik nomor motor 99 itu.

Bagaimana dengan Stoner? Jagoan Ducati ini tetap bertekad bertarung habis-habisan sehingga bisa mengulangi prestasi tahun lalu ketika menjadi juara di sini, meskipun ada kendala yang mengadang.

Ya, Stoner sedang bermasalah dengan kondisi fisiknya (hasil diagnosa di AS menunjukkan dia terkena radang lambung dan anemia ringan) sehingga gagal tampil maksimal di tiga seri terakhir, dan membuat dia terpuruk ke peringkat tiga klasemen sementara--terpaut 16 poin dari Rossi. Itu ditambah lagi dengan gangguan pada tulang rusuknya, akibat jatuh saat kualifikasi GP AS.

"Saya belum merasa bagus 100 persen, dan persoalan utama sekarang adalah rasa sakit pada tulang rusuk setelah jatuh saat kualifikasi GP AS. Itu mungkin menjadi kendala utama akhir pekan nanti, tetapi seperti biasa kami akan berusaha sebaik dan semaksimal mungkin untuk mendekatkan jarak dengan pimpinan klasemen sementara," ungkap Stoner.

Di luar the big four, masih ada pebalap lain yang harus diperhitungkan. Pebalap Monster Tech 3 Yamaha, Colin Edwards, yang kini menghuni peringkat lima klasemen sementara, tetap memiliki peluang. Begitu juga dengan rekan setim Pedrosa, Andrea Dovizioso, serta pebalap Rizla Suzuki, Chris Vermeulen, yang tahun lalu finis di posisi ketiga. (CRS)


Skuad Inggris Diumumkan Tanpa Nama Ferdinand

Manajer tim nasional Inggris, Roy Hodgson akhirnya mengumumkan nama-nama pemain yang akan dibawanya ke Piala Eropa 2012.

SEE MORE