LONDON, KOMPAS.com — Greget Wimbledon tahun 2009 ini bakal berkurang. Pasalnya, petenis nomor satu dunia sekaligus sang juara bertahan, Rafael Nadal, menarik diri.
Nadal yang tahun lalu meruntuhkan dominasi Roger Federer di grand slam lapangan rumput ini belum pulih dari cedera lutut. Alhasil, dia memilih untuk mundur.
"Sayang sekali, tahun ini saya tidak mampu bermain di Wimbledon," katanya dalam keterangan pers di Spanyol, Sabtu (20/6).
Petenis Spanyol itu sedang berjuang melawan tendinitis pada lututnya sejak tersingkir dari Perancis Terbuka bulan lalu. Dia telah menguji kesehatannya di dua pertandingan eksibisi pekan ini, tetapi setelah gagal, dia memutuskan tidak akan mempertahankan gelar Wimbledon.
Keputusan ini diambil Nadal tiga hari menjelang turnamen besar itu dimulai. Dengan demikian, Nadal menjadi petenis pertama yang tidak mempertahankan mahkota All England Club-nya sejak petenis Kroasia Goran Ivanisevic, melewati grand slam lapangan rumput itu pada 2002.
"Tidak bermain di Wimbledon adalah salah satu keputusan paling sulit dalam karier saya. Tetapi keputusan itu dibuat lebih mudah karena saya merasa tidak siap untuk berkompetisi 100 persen selama beberapa pekan," kata Nadal.
"Saya tidak merasa siap untuk bermain dalam turnamen yang sepenting Wimbledon maka saya memutuskan saya tidak bisa main tahun ini."
"Saya berusaha untuk bermain pekan demi pekan ... tetapi saya mempunyai dua oedema (bengkak pada sendi lutut), satu pada masing-masing lutut... dan sekarang saya akan mundur ... Saya tidak tahu kapan, berapa lama.
"Saya mencoba segalanya, saya berusaha keras pada pekan lalu untuk mencapai kondisi terbaik dan hari ini adalah ujian terakhir saya," tambah petenis kidal yang mendapat julukan "raja lapangan tanah liat" itu.
Dengan demikian, peluang Federer untuk merengkuh kembali gelar Wimbledon yang tahun lalu terlepas itu semakin terbuka. Meskipun demikian, petenis Swiss yang merupakan unggulan kedua tersebut tetap harus memperhitungkan petenis tuan rumah Andy Murray, dan pemain Serbia, Novak Djokovic.


Lee Chong Wei butuh sebuah keajaiban supaya bisa tampil maksimal di Olimpiade London yang mulai bergulir akhir Juli 2012.