ISTANBUL, KOMPAS.com - Performa Jenson Button pada awal kompetisi balap mobil Formula 1 (F1) musim 2009 ini nyaris sempurna. Dari enam seri yang sudah dilalui, pebalap Brawn GP tersebut lima kali menjadi juara sehingga dia hanya kehilangan empat poin dari total nilai sempurna yang bisa diraih.
Ya, saat ini Button berada di puncak klasemen pebalap dengan poin 51 dari 55 poin maksimal. Dia unggul 16 dari rekan setimnya Rubens Barrichello, dan 28 dari jagoan Red Bull Sebastian Vettel.
Penampilan ciamik plus mobil yang tangguh membuat Button nyaris tak tersentuh. Jika penampilannya konsisten, maka perjalanan pebalap asal Inggris tersebut menuju tangga juara dunia akan mulus dan bisa diraihnya lebih cepat.
Inilah yang membuat Fernando Alonso khawatir. Mantan juara dunia 2005 dan 2006 tersebut mengakui, apa yang telah dicapai Button selama enam seri menunjukkan bahwa dirinya terlalu dominan sehingga sampai balapan ke-12 atau 13--dari total 17 seri--, mungkin dia sudah bisa menggondol trofi juara dunia.
"Jika Jenson terus meraih kemenangan, bukan mustahil dia dengan cepat meraih gelar juara dunia. Secara matematis, setelah seri ke-12 atau 13, dia sudah mendapatkan gelar tersebut. Dan untuk kami, hal itu terlalu cepat," ungkap Alonso, Kamis (4/6), yang sedang mempersiapkan diri tampil di GP Turki pada akhir pekan ini.
"Saya pikir, hal tersebut tentu saja sangat baik baginya. Tetapi di sisi lain, itu sebuah aib bagi pebalap lain karena pada dua tahun terakhir, juara dunia ditentukan pada seri terakhir. Itu tentu saja bagus untuk olahraga serta penonton, yang menginginkan persaingan.
"Tahun ini, saya tidak bilang membosankan, tetapi kamu tahu... Pada akhirnya, yang terbaik yang menang, dan Jenson sejauh ini menjadi yang terbaik pada awal musim dan jika dia konsisten pada level ini, dia akan segera jadi juara dunia," jelas pebalap Renault tersebut.
Alonso mengakui, tak ada kelemahan dari mobil Brawn. Artinya, kecil kemungkinan tim-tim lain untuk menghentikan laju kemenangan tim debutan tersebut.
"Itu adalah mobil terbaik, karena tak ada masalah. Mobil itu memiliki aerodynamica yang bagus, mesin yang sangat hebat, rem bagus, karena mereka bisa menaklukkan setiap lintasan. Mereka memiliki mobil yang tangguh, lantaran semuanya (2 mobil) selalu finis.
"Mereka melakukan start yang bagus, sehingga selalu menuai banyak poin sehingga sangat sulit mengalahkan mereka. Mereka yang terbaik di setiap area, sehingga sangat impresif," tambah pebalap Spanyol ini yang baru mengumpulkan 11 poin.
Meskipun demikian, Alonso membantah beberapa komentar media Spanyol yang mengatakan bahwa dirinya mulai frustrasi. Menurutnya, dia masih perlu adaptasi dengan situasi sekarang, untuk bisa bersaing lagi.
"Saya pikir komentar-komentar itu terjadi karena mereka salah menerjemahkannya. Menurutku, tak mudah berada di tengah setelah menjalani enam balapan, setelah bertarung di papan atas selama tiga tahun pada 2005, 2006 dan 2007. Saya bisa memenangkan beberapa seri dan bersaing untuk mengejar gelar juara.
"Tetapi tahun lalu dan enam seri pertama musim ini, saya berada atau bahkan lebih rendah dari papan tengah, dan harus berjuang sangat keras demi mendapatkan satu atau dua poin. Jadi, ada rasa yang berbeda. Tapi saya perlu kerja keras dan berharap situasi ini segera berubah," tegasnya.

Skuad Inggris Diumumkan Tanpa Nama Ferdinand
Manajer tim nasional Inggris, Roy Hodgson akhirnya mengumumkan nama-nama pemain yang akan dibawanya ke Piala Eropa 2012.

