JAKARTA, KOMPAS.com — Jarno Trulli menunjukkan keprihatinannya terhadap para korban gempa bumi di wilayah Abruzzo, Italia, yang terjadi pada 6 April lalu. Sebagai putra asli daerah wilayah tersebut, pebalap tim Toyota ini pergi mengunjungi saudara-saudaranya yang berkesusahan, serta memberikan bantuan berupa uang.
Trulli lahir di wilayah Abruzzo, dan tumbuh di Pescara. Daerah tersebut tertimpa bencana yang hebat pada awal bulan lalu karena gempa berkekuatan 6,8 skala richter memorak-porandakannya sehingga memakan korban yang sangat banyak.
Memulai kunjungannya pada hari Rabu pekan lalu, Trulli mendatangi sebuah desa kecil bernama Onna, yang kehilangan 39 dari 250 penduduknya. Setelah bertemu dengan para korban yang kini tinggal di kemah-kemah dekat puing-puing bangunan rumah mereka, dia melanjutkan perjalanannya ke kota L'Aquila, yang memiliki 99 gereja serta terkenal karena sejarah gereja Katolik-nya.
Di sana Trulli mendatangi kamp pengungsian untuk bertemu dengan 270 orang—termasuk 70 anak-anak—yang sudah kehilangan rumah. Selain menghabiskan waktu, Trulli juga membagikan suvenir Formula 1 (F1), melayani para penggemar yang meminta tanda tangannya serta melakukan foto bersama.
"Saya sangat terkejut melihat kerusakan yang terjadi di sana. Begitu banyak bangunan yang hancur dan akibat dari bencana itu membuat kehidupan manusia begitu mengerikan. Saya melakukan sesuai dengan kemampuan untuk menolong mereka dan semua pebalap F1 sangat mendukung," ungkap Trulli seperti dilansir Crash.
"Kami sangat berharap bisa membantu dana agar mereka bisa melakukan pembangunan kembali sehingga orang-orang di Abruzzo bisa segera kembali ke situasi yang normal. Mereka selalu berada di hati kami," tambah Trulli yang kini menempati peringkat 5 klasemen sementara pebalap dengan koleksi poin 14,5.

Skuad Inggris Diumumkan Tanpa Nama Ferdinand
Manajer tim nasional Inggris, Roy Hodgson akhirnya mengumumkan nama-nama pemain yang akan dibawanya ke Piala Eropa 2012.

