Rabu, 16 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 16 Mei 2012 | 19:45 WIB
Pemain Indonesia Harus Perbanyak Tur Internasional!
Aloysius Gonsaga AE | Selasa, 10 Maret 2009 | 22:09 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Indonesia sudah melewati rintangan perdana di ajang Piala Davis. Pekan lalu, tim Merah-Putih menaklukkan Kuwait 3-2 pada penyisihan Grup II zona Asia-Oceania.

Selanjutnya, Selandia Baru yang kualitas pemainnya lebih bagus dari Kuwait akan menjadi lawannya. Menghadapi pertarungan sulit ini, Indonesia perlu persiapan yang lebih matang lagi sehingga kembali meraih kesuksesan.

Nah, agar harapan tersebut bisa terealisasi, maka para pemain Indonesia sepakat perlu ikut banyak turnamen internasional. Menurut Sunu Wahyu Trijati, hal tersebut untuk memperbanyak jam terbang.

"Ketika melawan Kuwait, awalnya saya kesulitan ... Pemain memang harus membiasakan diri dengan iklim turnamen internasional, jadi pemain perlu mengikuti tur untuk dapat melawan pemain-pemain asing. Tetapi jika harus dengan biaya sendiri, hal itu susah," ujar Sunu, Selasa (10/3).

Ketika melawan Kuwait di Stadion Manahan, Solo, 6-8 Maret, Indonesia menang 3-2. Namun, Sunu yang tampil dalam partai tunggal gagal menyumbang angka.

Hal serupa disampaikan satu-satunya anggota tim Indonesia yang mempunyai  peringkat internasional, Christopher Rungkat. Menurutnya, tur internasional diperlukan untuk mengasah ketangguhan dan kepercayaan diri pemain.

Menurut Christopher yang memasang target tahun ini dapat mendongkrak peringkatnya masuk 500 peringkat teratas untuk tunggal dan 300-an untuk ganda, para pemain harus ikut paling kurang 25 hingga 30 turnamen. Namun, lagi-lagi dana menjadi kendala.

"Saya berharap, PP Pelti bisa membantu karena seorang pemain sebaiknya ikut 25 sampai 30 pertandingan internasional," kata petenis kelahiran 14 Januari 1990 itu.

Komitmen pemain

Sementara itu, Ketua Umum PP Pelti Martina Widjaja belum bisa menjamin apakah tim Piala Davis Indonesia dipertahankan. Menurutnya, mereka (Pelti) masih menunggu komitmen para pemain.

"Kami ingin sebisa mungkin mempertahankan tim yang sudah menang. Tetapi harus ditanya lagi keseriusan pemain, mereka mau berada di bawah Pelti dan mematuhi jadwal atau tidak," katanya.

"Kalau tidak (mau), mereka akan dikembalikan ke tempat latihan masing-masing untuk dipanggil kembali jika (turnamen) sudah dekat, sekitar satu atau dua bulan sebelumnya," tambah Martina.

Sumber :
Antara

Skuad Inggris Diumumkan Tanpa Nama Ferdinand

Manajer tim nasional Inggris, Roy Hodgson akhirnya mengumumkan nama-nama pemain yang akan dibawanya ke Piala Eropa 2012.

SEE MORE