Rabu, 16 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 16 Mei 2012 | 19:39 WIB
Indonesia Berangkatkan Tiga Atlet Tunagrahita
Elok Dyah Messwati | Selasa, 3 Februari 2009 | 21:40 WIB
|
Share:

JAKARTA, SELASA - Tiga orang atlet Special Olympics Indonesia akan mengikuti ajang olimpiade musim dingin tunagrahita tingkat dunia, Special Olympics World Winter Games (SOWWG) pada 7-13 Februari 2009 di Idaho, Amerika Serikat. Ketiga atlet tersebut yakni, Johannes Nugroho Kurniawan (36), Abdul Hadi (24) dan Cahyo Estiadi Budi Syahputro (21).

"Saya doakan sehat saat berangkat dan sehat saat kembali ke tanah air. Ini adalah uji coba kita, yang penting ada semangat juang. Kerja keras itu harus dibuktikan di lapangan pertandingan dan jangan jenal menyerah, rebut prestasi," kata Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah saat melepas rombongan Special Olympics Indonesia di Departemen Sosial Jakarta, Selasa (3/2).

Pudji Hastuti, Ketua Umum Pengurus Pusat Special Olympics Indonesia menyatakan, ketiga atlet tersebut akan mengikuti kompetisi cabang Snowshoeing (berlari di salju) mulai dari 25 meter, 50 meter, 100 meter, 200 meter, 400 meter dan 800 meter.

Para atlet didampingi oleh dua pelatih: Hardiyanto dan Suwanda, serta dipimpin ketua kontingen H Rustam Jusuf.

"Keikutsertaan atlet Special Olympics Indonesia pada even ini adalah yang pertama kalinya. Tujuannya selain ajang uji coba olahraga snowshoeing di Indonesia juga pembentukan atlet berprestasi tingkat dunia. Meski di Indonesia tidak ada musim dingin, namun cabang olahraga yang diikuti hampir mirip dengan nomor lari di atletik. Perbedaannya hanya faktor cuaca," kata Hardiyanto, kepala pelatih kontingen Indonesia.

Pada awalnya Pengurus Pusat Special Olympics Indonesia berencana akan memberangkatkan enam atlet, namun karena keterbatasan dana pada akhirnya hanya mengirim tiga atlet. Untuk pengiriman kontingen Special Olympics Indonesia ini mendapat bantuan dana dari Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga, dan dari Departemen Sosial. Juga beberapa sponsor lainnya yang memfasilitasi seragam pertandingan kontingen.  

Special Olympics Indonesia adalah satu-satunya organisasi di Indonesia yang mendapat akreditasi dari Special Olympics International untuk menyelenggarakan pelatihan dan kompetisi olahraga bagi penyandang tunagrahita di Indonesia untuk memberdayakan tunagrahita agar lebih produktif.  

Indonesia bergabung menjadi anggota Special Olympics pada 9 Agustus 1989 dan menjadi anggota Special Olympics International ke-79. Special Olympics International berdiri pada tahun 1968 yang diprakarsai oleh Eunice Kennedy Shriver yang kegiatannya ditopang oleh The Joseph P Kennedy Jr Foundation. Special Olympics Indonesia hingga tahun 2007 telah menjaring 42.129 atlet dari 33 provinsi di Indonesia.


Skuad Inggris Diumumkan Tanpa Nama Ferdinand

Manajer tim nasional Inggris, Roy Hodgson akhirnya mengumumkan nama-nama pemain yang akan dibawanya ke Piala Eropa 2012.

SEE MORE