JAKARTA, SABTU - Musim lalu, Jorge Lorenzo membuat sensasi karena dia tampil impresif di tiga balapan awal. Sebagai debutan di arena MotoGP, pebalap Spanyol tersebut mendapatkan pole position dan juara di Istoril, Portugal, membuatnya jadi pesaing dalam pertarungan juara dunia.
Sayang, di GP keempat di Shanghai, China, juara dunia kelas 250cc itu yang menjadi tanden Valentino Rossi di tim Fiat Yamaha, mengalami kecelakaan dan membuatnya berkutat dengan cedera.
Nah, memasuki musim 2009 ini Rookie of the Year tersebut memang membidik juara. Tapi beda dengan tahun pertamanya, ia tak akan menggebu-gebu lagi karena ingin lebih mempertahankan konsistensi dan menghindari kecelakaan seperti musim lalu.
"Dia akan mencoba dan menghindari melakukan tekanan terlalu cepat. Jorge adalah pebalap yang ingin melakukan tekanan dari lap pertama dan ini mungkin adalah salah satu poin negatif baginya," kata Manajer Tim Daniele Romagnoli dilansir MCN.
Romagnoli juga percaya pengalaman yang dimiliki Lorenzo pada 2008 akan membuat dia jauh lebih dahsyat musim ini.
"Saya pikir dia memiliki peluang besar untuk menjadi lebih kuat dibanding tahun lalu. Mungkin dia tidak akan melakukan pendekatan konservatif tetapi sedikit ingin lebih aman," jelasnya.
"Anda harus mendapatkan poin di lima balapan jika ingin bertarung untuk juara dunia. Menurut pendapat saya, jika Anda tak mendapatkan satu poin di satu race, maka Anda akan keluar dari kejuaraan."
Setelah istirahat musim dingin, Lorenzo akan kembali ke trek. Kamis (5/2) nanti akan menjadi uji coba pertama bagi tim yang akan bertarung. Uji coba tersebut akan dilangsungkan di Sepang, Malaysia.
Uji coba tersebut hanya selang tiga hari setelah launching motor YZR-M1. Motor yang akan dipakai Lorenzo dan Rossi itu akan dilaunching pada Senin, 2 Februari. (PERSDA NETWORK/RIE)

Redknapp Tak Akan Abaikan "The Three Lions"
Harry Redknapp mengaku akan mempertimbangkan tawaran melatih tim nasional Inggris, jika FA menawarkan posisi itu kepadanya.

