JAKARTA, SENIN - Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo membuka ASEAN Primary School Sport Olympiad (APSSO) 2008, Senin (3/11), di Hotel Sahid Jaya, Jakarta. Acara ini diikuti oleh 296 atlet beserta pendamping yang berasal dari tujuh negara di Asia Tenggara, yakni, Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
Cabang-cabang olahraga yang diperlombakan dalam APSSO kedua ini, antara lain, atletik, sepak bola, catur, bulu tangkis, dan tenis meja. "Dari sudut pandang pedagogis, dunia pendidikan memiliki peran yang meliputi peningkatan dan perluasan prestasi akademis, moral, serta kebugaran fisik siswa," ujar Bambang di hadapan para peserta dan pendamping, Sekretaris Jenderal ASEAN Surit Pitsun, Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault, Ketua KONI Rita Subowo, serta insan olahraga lainnya.
Menurut Mendiknas, APSSO menjunjung tinggi sportivitas, kerja sama, serta rasa saling menghormati satu sama lainnya. Bambang juga berharap APSSO dapat turut mendorong jumlah turisme mancanegara yang berkunjung ke Indonesia, sehingga sejalan dengan program Visit Indonesia 2008.
Sementara itu, dalam kata sambutan di Buku Program APSSO, Adhyaksa mengatakan, sekolah dasar merupakan wadah utama pembibitan, dan berperan dalam mencari, menemukan bakat dan potensi olahraga siswanya. "Sekolah Dasar merupakan pemasok utama calon-calon atlet nasional yang siap menjaga dan mengharumkan nama bangsanya di dunia internasional," ujar Adhyaksa.

Redknapp Tak Akan Abaikan "The Three Lions"
Harry Redknapp mengaku akan mempertimbangkan tawaran melatih tim nasional Inggris, jika FA menawarkan posisi itu kepadanya.

