Rabu, 16 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 16 Mei 2012 | 19:25 WIB
Ke Final, Nalbandian Incar Gelar Kedua Musim Ini
Aloysius Gonsaga AE | Minggu, 12 Oktober 2008 | 00:07 WIB
|
Share:

STOCKHOLM, SABTU - David Nalbandian yang merupakan unggulan pertama, maju ke final turnamen tenis Stockholm Terbuka. Di semifinal, Sabtu (11/10), dia mencatat kemenangan 6-2 6-1 atas petenis Finlandia, Jarkko Nieminen.

Petenis nomor tujuh dunia, yang belum pernah kehilangan set selama pekan ini, mengalahkan Nieminen untuk keenamkalinya dalam 10 pertemuan mereka. Nalbandian maju ke final untuk menghadapi petenis harapan tuan rumah Swedia, Robin Soderling, yang mengakhiri langkah petenis muda Jepang, Kei Nishikori, dengan 6-1 6-0.

Tampil mengesankan dalam permainan di semua sisi lapangan, Nalbandian menunjukkan bahwa dia pemain yang lebih agresif dalam pertandingan tersebut. Alhasil, dia mengatasi Nieminen baik dari garis belakang maupun di depan net.

"Saya sedang bermain bagus selama pekan ini. Saya berharap bisa mempertahankannya seperti ini pada pertandingan besok," kata  Nalbandian, yang tengah memburu gelar keduanya tahun ini.

"Saya melakukan servis dengan bagus dan sangat bagus dalam momen-momen penting pertandingan ini. Menurut saya dia tidak bermain buruk, tapi saya yang bermain betul-betul bagus," tambahnya.

Kedua pemain itu memberikan tontonan menarik dengan reli-reli dari garis belakang, sebelum Nalbandian mengambil kendali dalam pertandingan tersebut.

Nieminen sering terdesak di garis belakang dan kehilangan poin dari servisnya kembali pada game ketiga set kedua dan itu sudah cukup untuk mengantar kekalahannya.

"Jika dia bermain seperti ini setiap pekan, dia akan masuk peringkat tiga besar. Dia dapat bermain sebagus (Rafael) Nadal, (Roger) Federer, dan (Novak) Djokovic," kata Nieminen.

Nalbandian sempat sebentar menempati peringkat ketiga dunia beberapa tahun lalu, namun kemudian dia berjuang keras memaksimalkan potensinya.

Setelah mencapai final Wimbledon tahun 2002 pada debutnya di turnamen Grand Slam lapangan rumput itu, pencapaian yang paling bagusnya adalah menjuarai Piala Master 2005.

Sumber :
Antara

Kali Ini, Spanyol Tanpa Xavi, Iniesta, dan Pique

Beberapa pemain besar Spanyol seperti Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Gerard Pique, dan Juan Mata tidak masuk dalam skuad "La Furia Roja" terbaru.

SEE MORE