Miami, Kompas - Disaksikan tunangannya, Brooklyn Decker, petenis tuan rumah Andy Roddick mengalahkan petenis kualifikasi asal Ceko, Ivo Minar, 7-6 (7-4), 6-4, Senin (31/3). Sang unggulan keenam itu pun mengamankan tempatnya pada babak keempat Turnamen ATP Master Sony Ericsson Terbuka.
Roddick, yang pagi harinya mengumumkan pertunangannya dengan Decker, model pakaian renang Sports Illustrated, awal Maret lalu, bekerja keras pada set pertama sebelum mematahkan servis lawan pada awal set kedua.
Minar, satu-satunya petenis kualifikasi yang bertahan hingga babak ketiga, menyamakan kedudukan menjadi 4-4 dengan mematahkan servis Roddick pada game kedelapan. Namun, Roddick kembali mematahkan servis Minar dan mengakhiri pertandingan dalam 1 jam 29 menit.
”Saya merasa bisa memukul bola lebih baik, tetapi angin bertiup kencang dan tak bersahabat. Dia menang lima pertandingan dalam tujuh hari, termasuk kualifikasi, jadi dia pasti pemain bagus. Tak banyak yang bisa dilakukan selain menunggu dia melakukan kesalahan,” ujar Roddick pada situs ATP.
Juara Miami 2004 ini pada babak keempat harus menghadapi Julien Benneteau. Roddick unggul 2-1 dari tiga pertemuan dengan petenis Perancis itu, namun kalah dalam pertemuan terakhir di Memphis tahun 2006.
Jika mampu mengalahkan Benneteau, Roddick akan menghadapi musuh bebuyutannya, petenis nomor satu dunia, Roger Federer, pada perempat final. Federer lolos ke babak keempat setelah lawannya, petenis Swedia, Robin Soderling, mundur pada pertengahan set kedua. Soderling tak memberi perlawanan pada lima game terakhir karena sakit dan menyerah pada kedudukan tertinggal 4-6, 0-3.
”Soderling petenis yang andal, servis dan gerak kakinya bagus. Saya sudah beberapa kali berhadapan dengannya. Ia akan lebih unggul bila bermain di lapangan tertutup sebab di lapangan terbuka ada pengaruh angin maupun matahari,” ujar Federer.
Federer, yang mengincar gelar pertamanya tahun ini, akan melawan petenis Argentina, Jose Acasuso, pada ronde keempat. Adapun peringkat kedua dunia, Rafael Nadal, menghadapi Paul- Henri Mathieu dari Perancis.
Serena jumpa Henin
Ulangan final tahun lalu harus terjadi pada perempat final kelompok putri. Peringkat pertama dunia, Justine Henin (25), akan berhadapan dengan peringkat kedelapan dunia yang juga juara bertahan, Serena Williams (26).
Keduanya maju ke babak perempat final setelah mengalahkan lawan masing-masing. Henin tidak menghadapi kesulitan untuk meraih kemenangan atas petenis Elena Vesnina (Rusia) dengan straight set, 6-2, 6-2, sementara Serena mengalahkan Kaia Kanepi, 6-3, 6-3.
Sekalipun kalah dalam dua set, Vesnina memaksa Henin bertanding lebih dari satu jam. Meskipun membuat delapan servis as, Henin sempat melakukan double fault sampai enam kali.
Kepada wartawan, Henin menyatakan kesiapannya untuk menghadapi Serena Williams. ”Tentu ini akan menjadi kenangan tersendiri karena tahun lalu saya ditaklukkan pada final turnamen ini. Namun, kekalahan tersebut sudah saya bayar langsung ketika kami berjumpa lagi pada turnamen grand slam pada tahun yang sama,” katanya.
Calon lawannya juga tak memperoleh kesulitan menundukkan Kanepi. Dalam waktu 82 menit, Serena yang didukung ribuan penonton mengalahkan petenis Estonia itu. ”Inilah keuntungan bermain di negeri sendiri. Selain mendapat dukungan dari kondisi cuaca yang panas, dukungan penonton selalu memberikan saya sesuatu yang rasanya sangat istimewa. Karena mereka selalu memberikan dukungan sehingga saya merasa menjadi pahlawan pada turnamen ini,” tambahnya.
Memprediksi pertemuannya dengan Henin, menurut Serena, dirinya siap 100 persen.
”Kali ini rasanya saya dapat fokus pada permainan saya. Memang saya lebih suka bertemu dengannya pada final. Namun, karena sudah harus bertemu di perempat final, ya, apa boleh buat,” ujar Serena.(Korano Nicholas LMS dari Miami/WAS)

Capello: Saya Mundur Karena Kesalahpahaman
Fabio Capello membantah bahwa keputusannya mundur dari jabatan manajer timnas Inggris sebagai bentuk melarikan diri dari tekanan.

